Wed, 25 Apr 2012 19:42:19 GMT | By Editor Ade Irwansyah, tabloidbintang.com

Video Mesum Anggota DPR, Kenapa Terus Ada?

Teori apel busuk mengatakan dalam sekumpulan apel yang matang dan ranum, tentulah ada beberapa apel yang busuk.


Video Mesum Anggota DPR, Kenapa Terus Ada?

NEGERI ini kembali digegerkan ulah pembesarnya yang tak terpuji. Di jagat maya beredar foto-foto dari potongan video mesum yang pelakunya mirip anggota DPR.

Isu video mirip anggota DPR itu menyambar seorang perempuan anggota Komisi IX DPR dan seorang laki-laki yang kabarnya juga anggota DPR. Di foto-foto yang beredar, tertulis nama perempuan itu yang merupakan anggota DPR dari FPDIP asal daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Video itu ramai dipergunjingkan sejak Senin (23/4). Dari cuplikan foto dari video itu terlihat perempuan dan laki-laki yang keduanya berwajah mirip anggota DPR itu tengah berada di sebuah kamar, dan melakukan hubungan layaknya suami-istri.

Yang perempuan disebut-sebut bernama KMN. Dari sejumlah foto yang dirilis situs skandal.kilikitik.net bahwa ada foto yang memperlihatkan si perempuan duduk di kursi sambil tertawa. Ada pula foto close up di atas tempat tidur. Yang paling hot, adalah gambar mirip si perempuan ketika melakukan adegan seks di atas ranjang. Bagian atas dadanya sangat jelas terlihat.

Tidak ada sehelai benang pun menempel di tubuh mulusnya. Dari gambar tersebut, nampak si perempuan dalam posisi woman on top (berhubungan seks dengan posisi wanita di atas pria).

Tidak diketahui, dengan siapa dia berhubungan seks dalam foto tersebut. Juga belum diketahui siapa yang mengambil foto keduanya. Diduga hubungan terlarang wanita yang mirip politisi PDIP dilakukan di sebuah apartemen di Jakarta. Sayangnya situs ini sekarang tidak bisa diakses lagi, karena sudah diblokir.

Selain perempuan yang wajahnya terlihat jelas dan mirip KMN, pasangan mesumnya juga diduga sesama anggta DPR dari PDIP bernama Aria Bima. Yang dituduh segera membantah, mengatakan dirinya tak tersangkut paut dengan skandal ini.

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPR berjanji akan mengutus tuntas skandal ini. Namun, penyelidikan BK baru akan dimulai setelah masa reses DPR berakhir 13 Mei nanti. Jika ditelusuri, bukan sekali ini saja anggota DPR terlibat skandal seks. Pada 2006, kita dihebohkan video mesum anggota DPR dari partai Golkar Yahya Zaini dengan pedangdut Maria Eva. Sontak, karier politik Yahya berhenti gara-gara kasus itu. Sedang Maria Eva malah jadi makin sering muncul di infotainment.

Kemudian, pada 2008, muncul foto syur anggota DPR dari PDIP Max Moein bersama seorang wanita muda. Saling bertelanjang dada, Max terlihat memeluk perempuan itu. Wanita itu mantan sekretaris Max, Desy Firdiyanti yang belakangan melaporkan pelecehan seksual yang dilakukan Max padanya.

Tahun 2011 kemarin, fotografer Media Indonesia M Irvan berhasil mendapati anggota DPR dari PKS Arifinto sedang menonton video porno di komputer tablet miliknya. Hal itu dilakukan Arifinto di tengah sidang paripurna DPR. Semula, Arifinto mengatakan membuka e-mail yang ada tautan ke video porno. Tapi, M. Irvan memastikan punya 60 frame foto Arifinto tak membuka e-mail, melainkan sedang memilih thumbnail dan membuka folder untuk nonton video porno. Arifinto akhirnya menyatakan mundur dari keanggotaan DPR.

Pertanyaannya, kenapa kian sering kita dengar perilaku anggota DPR yang bejat dan berotak mesum?

Ada hal menarik yang dikatakan Permadi,ketika itu masih anggota DPR dari PDIP, ketika skandal Yahya Zaini ramai diberitakan. “Dia (Yahya) lagi apes saja, banyak yang lebih dari dia tetapi tidak terbongkar. Dia tidak profesional, sih,” kata Permadi diikuti derai tawa.

Nah, jika apa yang dikatakan Permadi kita amini, sebetulnya tak perlu kaget bila di lain waktu muncul lagi kabar skandal anggota DPR.

Yang membuatnya terungkap, meminjam kata-kata Permadi karena pelakunya “tidak profesional.” Maksudnya, tidak cukup rapat menjaga kerahasiaan skandal mereka.

Untuk soal “profesional” ini rasanya bisa ditarik pada kebiasaan pelaku skandal mendokmentasikan diri mereka, entah lewat video mesum maupun foto-foto. Kegemaran mendokumentasikan namun tidak menyimpannya dengan hati-hati membuat segalanya gampang terungkap. Apalagi sekarang era digital, gambar dan video cepat sekali bisa berpindah tangan dan sekali muncul di dunia maya seumur hidup tersimpan di situ.

Saya percaya teori apel busuk yang mengatakan dalam sekumpulan apel yang matang dan ranum, tentulah ada beberapa apel yang busuk.

Saya sih masih ingin percaya fenomena ini sekadar apel busuk saja. Tapi saya juga bertanya-tanya, ada berapa apel busuk di gedung dewan sana?

(ade/ade)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.374 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.455 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    923 respon

Total Respon: 9.752
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Unik

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft