Mon, 07 May 2012 18:21:34 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

Fenomena Supermoon, Si Bulan Raksasa

Fenomena ini dijuluki “Supermoon” atau dalam bahasa ilmiah disebut “perigee”. Dalam kondisi perigee, bulan terlihat 14% lebih besar dan 30% lebih bercahaya daripada biasanya.


Fenomena Supermoon, Si Bulan Raksasa

SABTU (5/5) malam lalu, warga bumi disuguhkan oleh pemandangan menakjubkan dari luar angkasa. Bulan purnama raksasa menyapa warga bumi dan membawa bingkisan berupa cahaya yang terang dan pemandangan alam yang luar biasa.

Fenomena ini dijuluki “Supermoon” atau dalam bahasa ilmiah disebut “perigee”. Dalam kondisi perigee, bulan terlihat 14% lebih besar dan 30% lebih bercahaya daripada biasanya.

Seperti ditulis Space.com, saat itu bumi dan bulan berada di jarak terdekat, sekitar 50.000 kilometer dari jarak terjauhnya di titik apogee. Kondisi ini disebabkan oleh orbit bulan yang mengitari bumi dalam rute berbentuk elips, sehingga dalam satu waktu bulan nampak begitu dekat dan di waktu yang lainnya jaraknya begitu jauh hingga tak terlihat secara kasat mata.

Fenomena Supermoon yang langka tak luput dari tangkapan kamera para pemantau langit di seluruh dunia. Bulan raksasa nampak bersinar sempurna di Rusia, mengintip dari sela-sela bangunan di Yordania, hingga mengiringi patung Yesus Penebus di Rio de Janeiro. Sayangnya, sebagian warga Indonesia tidak dapat menikmati fenomena langka ini karena hujan yang terus-menerus turun di sejumlah daerah.

Bagi Anda yang ketinggalan menikmati Supermoon tahun ini, tak perlu kuatir. Fenomena ini terjadi setiap tahun dengan pemandangan yang tak kalah indahnya. Para astronom pun telah meramalkan kapan datangnya fenomena ini tahun mendatang.

Diberitakan MSNBC Cosmic Log, Minggu (6/5), fenomena Supermoon berikutnya akan terjadi pada 23 Juni 2013 dan akan lebih terang dari tahun ini. Begitu pula di tahun 2014, hingga akhirnya mencapai titik puncak yang paling terang di tahun 2016 mendatang. Ini disebabkan karena jarak bumi dan bulan yang semakin dekat setiap tahunnya.

Tidak lama lagi juga akan terjadi fenomena alam lain, yaitu gerhana bulan tahunan yang diprediksi terjadi pada 20 Mei mendatang. Kawasan Asia Pasifik dan Amerika Utara hanya dapat melihat fenomena ini sebagian. Beruntung bagi para penikmat astronomi di kawasan Cina, pesisir California, hingga Texas, karena dapat menikmati fenomena cincin api yang menjadi klimaks dalam kejadian alam ini.

(rere/gur)

Foto-foto: dok. Ist

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    4.992 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.198 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    436 respon

Total Respon: 6.626
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft