Thu, 07 Jun 2012 14:02:05 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

Fenomena Langka, Venus Melintas di Antara Matahari dan Bumi

Peristiwa alam ini terjadi saat orbit planet Venus melintas di tengah-tengah matahari dan planet Bumi. Prosesnya hampir sama seperti saat terjadi gerhana.


Fenomena Langka, Venus Melintas di Antara Matahari dan Bumi

JIKA Selasa (5/6) lalu Anda melihat ada bintik hitam di matahari, Anda beruntung.

Titik hitam itu bukan bercak biasa, melainkan planet Venus yang sedang melintas di antara matahari dan planet bumi. Peristiwa alam ini cukup langka, karena hanya terjadi setiap lebih dari 100 tahun sekali.

Fenomena alam ini dapat dilihat secara jelas di samudera Pasifik, Jepang, Rusia, Cina, Selandia Baru, Australia dan Indonesia bagian Timur. Sementara itu benua Eropa, Asia, sebagian benua Afrika, serta Indonesia bagian barat dan tengah dapat menyaksikan fenomena alam ini saat matahari terbit.

Planet Venus berkunjung ke benua Amerika saat matahari terbenam, kecuali kawasan Amerika Selatan, karena termasuk dalam kawasan yang tidak bisa menikmati pemandangan ini sama sekali. Selain Amerika Selatan, bagian barat benua Afrika, Portugal, dan sebagian kawasan Spanyol juga tidak bisa menyaksikannya.

Peristiwa alam ini terjadi saat orbit planet Venus melintas di tengah-tengah matahari dan planet Bumi. Prosesnya hampir sama seperti saat terjadi gerhana. Badan astronomi NASA sebelumnya memperingatkan kepada masyarakat yang penasaran ingin melihat seperti apa proses kunjungan Venus ini. NASA menyarankan untuk tidak menyaksikan fenomena alam ini dengan mata telanjang, karena dapat mengganggu kesehatan indera penglihatan.

Untuk memantau proses fenomena alam ini, NASA menyarankan untuk menggunakan lensa khusus untuk melihat gerhana. Bagi yang ingin menggunakan teleskop, lebih baik memasang solar filter untuk menyaring sinar yang masuk. Walau pemandangan Venus terlihat mungil, peristiwa alam ini tetap menarik untuk disaksikan.

“Venus terlihat jelas di antara matahari dan bumi, sehingga kita bisa melihatnya melintas pelan-pelan di depan matahari. Seperti gerhana mini saja,” ujar pengamat astronomi Phil Plait kepada Huffington Post, Selasa (5/6).

(rere/ade)

1Komentar
7 Nov, 2012 13:31
avatar
mungkin ini salah satu tanda dari beberapa tanda berakhirnya zaman...disamping kemunculan binatang-2 aneh di bumi (ikan berkepala mirip manusia, jenglot, dll), meteor yang jatuh di bumi (belum terjadi, tetapi diperkirakan tidak akan lama lagi terjadi), dst..dst... Semoga kita semua dihindarkan dari mara bahaya. Amien.
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.968 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.248 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    737 respon

Total Respon: 7.953
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Unik

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft