Wed, 08 Feb 2012 21:49:10 GMT | By Editor Suyanto Soemohardjo, tabloidbintang.com

Dulu Keukeuh Menyangkal Selingkuh, Tapi (Akhirnya) Menikah Juga

Walau dilakukan sembunyi-sembunyi pada akhirnya akan tercium juga.


Dulu Keukeuh Menyangkal Selingkuh, Tapi (© Akhirnya)

SETIAP ada pasangan selebriti yang sebelumnya digosipkan selingkuh akhirnya menikah, tentu setelah masing-masing atau salah satu bercerai dari pasangannya, kita akan langsung mencibir.

Dalam peta dunia pergosipan, ada beberapa selebriti pria juga wanita yang pernah dikabarkan berselingkuh. Menjalin hubungan dengan pria/wanita lain saat masih terikat pernikahan yang sah, kita tahu bukan berita bagus. Image bisa hancur berantakan.

Bagi figur publik, pejabat atau artis, image penting dijaga agar karier tetap mulus. Wajar belaka mereka yang digosipkan selingkuh mati-matian membantah dan membela diri. Dengan segala cara, dengan segala dalih plus sederet kalimat klise.

Tapi sejarah dunia pergosipan juga mencatat, beberapa seleb yang pernah dikabarkan selingkuh dan membantah itu, akhirnya bercerai dari pasangannya. Dan, seperti yang kita tebak (atau harapkan?), mereka menikah dengan pria/wanita yang pernah dituduh sebagai selingkuhannya. Pernikahan itu, walau tak diniatkan begitu, apa boleh buat seolah konfirmasi yang lebih dari sekadar meyakinkan bahwa gosip perselingkuhan yang dulu benar adanya.

Kita semua tahu, pernikahan yang diawali perselingkuhan tidak termasuk kategori untuk di-konferensi pers-kan di depan puluhan kamera infotainment. Disusul penyebaran foto pre-wed ke semua media, dan dipuncaki dengan resepsi mewah meriah dengan ribuan undangan. Tapi pernikahan momen yang terlalu penting dan serius bagi siapa pun, tak peduli itu diawali perselingkuhan. Sebagai satu momen penting, sangat sulit dan membutuhkan banyak energi dan upaya untuk membuatnya tetap rahasia. Bagi selebriti problemnya bertambah karena wartawan menganggap pernikahan artis terlalu penting untuk diabaikan.

Walau dilakukan sembunyi-sembunyi (maksudnya menghindari wartawan) pada akhirnya akan tercium juga. Ada berapa artis yang sebelumnya dikabarkan berselingkuh dan akhirnya benar-benar menikah. Anda pasti masih ingat, tapi biarkan berlalu, tak perlu diungkit-ungkit lagi.

Artis yang terpaksa (saya tak tahu apakah mereka pernah coba menghindari atau menghentikan) bertemu jodoh lewat perselingkuhan pasti juga tahu mereka akan menghadapi cibiran publik dan pertanyaan wartawan. Ini memang tak mudah, apalagi tak ada orang yang bisa menghindari hukuman berupa rasa bersalah yang datang dari diri sendiri.

Bahkan orang yang hobinya selingkuh pun tahu perbuatan itu salah, bahkan tercela. Menjelas-jelaskan (misalnya dengan mengatakan, “kami baru berhubungan setelah sama-sama bebas,”) hanya akan membuat publik makin sebal. Bisa-bisa gelar sebagai manusia penuh kepalsuan pun akan disematkan. Diam seribu bahasa, tak menjelaskan apapun, tak menyangkal apapun, mungkin itu lebih aman. Setidaknya, tak dianggap munafik dan pembohong. Sambil berharap publik akan melupakan, pelan-pelan.

Saya yakin tak ada orang yang bermimpi pernikahannya diawali dengan perselingkuhan, termasuk mereka yang kini sudah menikah resmi dengan pasangan selingkuhnya. Tak ada orang yang ingin perjalanan hidup menyeretnya dalam pusaran perselingkuhan, dan dari situ pernikahan terjadi. Tapi, hidup juga sering menawarkan pilihan-pilihan, lengkap satu paket dengan segala konsekuensinya. Kalau tak pandai-pandai mengelola, konsekuensi dari pilihan (termasuk berselingkuh) bisa jadi hantu yang akan terus menghantui.

Mereka (selebriti atau bukan) yang kini sudah menikah resmi dengan selingkuhannya, lupakan masa lalu, fokus ke masa depan, dan jangan ada lagi perselingkuhan episode ke-2. Khilaf sekali, masih mungkin ada kata maaf. Tapi khilaf berkali-kali, itu penyakit namanya. Mereka yang sedih dan terluka ditinggal pergi pasangan menikahi selingkuhannya, agaknya perlu sesekali nonton infotainment. Di sana sering ada kabar korban selingkuh justru mendapatkan ganti pasangan baru yang jauh lebih baik.***

(yb/ade)

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    261 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    1.047 respon
  3.  
    3 %
    Tidak tahu
    42 respon

Total Respon: 1.350
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft