Tue, 22 Nov 2011 18:33:04 GMT | By Editor Renny Y. Adystiani, tabloidbintang.com

40 Wanita Israel Berfoto Bugil untuk Solidaritas

Terinspirasi dari usaha El-Mahdy dalam memperjuangkan kebebasan berekspresi, sekelompok wanita di Israel melucuti seluruh pakaiannya sebagai tanda solidaritas.


40 Wanita Israel Berfoto Bugil untuk Solidaritas

BEBERAPA waktu lalu, seorang blogger asal Mesir menggegerkan dunia maya setelah mengunggah foto bugilnya di internet. Blogger ini, Aliaa Maghda El-Mahdy, memprotes kurangnya kebebasan berekspresi di negeri piramida itu. Akibat tindakan nekatnya ini, El-Mahdy mendapat kecaman dari berbagai pihak, terutama dari kaum konservatif Mesir.

Terinspirasi dari usaha El-Mahdy dalam memperjuangkan kebebasan berekspresi, sekelompok wanita di Israel melucuti seluruh pakaiannya sebagai tanda solidaritas.

Kelompok yang terdiri dari 40 orang ini menamai diri mereka sebagai “Homage to Aliaa El-Mahdi, Sisters in Israel”. Mereka berpose bugil sambil membawa spanduk bertuliskan “Love with Limits” dalam huruf Arab dan Hebrew.

Seperti diberitakan Daily Mail, Senin (21/11), kelompok ini dipimpin oleh Or Templar, wanita 28 tahun yang menggalang gerakan lewat jejaring sosial. Lewat grup Facebook, Templar mencoba menghapus perbedaan ras dan lebih mengutamakan kebebasan berekspresi di dunia maya.

“Tak peduli mereka Yahudi, Arab, straight atau lesbian – karena di sini itu semua tidak penting. Tunjukkan bahwa persahabatan lintas negara tidak harus bergantung pada pemerintah,” tulis Templar di Facebook.

Ide ini muncul tak lama setelah Templar menyaksikan foto El-Mahdy yang hanya dibalut stocking tipis dan sepatu merah pekan lalu. Foto ini diunggah saat Mesir mempersiapkan pemilihan presiden baru setelah mendepak Hosni Mubarak. Tindakan El-Mahdy segera menyulut protes dan komentar miring yang datang dari berbagai pihak.

“Saya rasa dia tidak pantas mendapat respon seperti itu. Saya marah saat tahu El-Mahdy mendapat jutaan komentar negatif, bahkan ancaman pembunuhan,” ujar Templar pada Ynet.

(rere/gur)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.916 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.095 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    712 respon

Total Respon: 7.723
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Berita Unik

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft