Republika Online
Updated: Mon, 19 Aug 2013 00:19:08 GMT

Petani Ini Mengaku Capai Usia 123 Tahun Berkat Kinoa



Petani Ini Mengaku Capai Usia 123 Tahun Berkat Kinoa

Petani Ini Mengaku Capai Usia 123 Tahun Berkat Kinoa

REPUBLIKA.CO.ID, FRASQUILA, BOLIVIA -- Seorang petani asal Bolivia, Carmelo Flores bisa jadi merupakan orang tertua di dunia dengan usianya yang kini menginjak 123 tahun. Ia mengaku ada dua hal yang membuatnya bisa berumur panjang, yaitu kebiasaanya mengonsumsi kinoa (quinoa-bahasa Spanyol) serta mengunyah daun koka sepanjang hari.

Dalam sebuah wawancara di gubuk beratap jerami di sebuah dusun kecil pada ketinggian 4.000 meter, Flores mengatakan, makanan tradisional Andean itu membuatnya tetap hidup hingga kini.

"Kentang dan kinoa memang lezat," kata Flores dalam bahasa Aymara, satu-satunya bahasa yang dipahami lelaki nyaris tuli itu seperti dikutip dari Antara (18/8).

Kinoa adalah bijian sejenis tanaman rumput yang bentukan kecil bulat dan berkulit agak keras serta warnanya cokelat muda hingga kemerahan. Bijian ini sudah dikonsumsi sejak 4000 tahun silam dan banyak tumbuh di Amerika Utara.

Mustahil untuk membuktikan umur Flores karena negara di Amerika Selatan yang miskin itu baru mulai menerbitkan akta kelahiran pada 1940. Namun ia mengatakan, sertifikat baptisnya menyebutkan tanggal kelahirannya pada 16 Juli 1890 dan ia pun memiliki dokumen identitas nasional berdasarkan sertifikat tersebut.

Kantor Catatan Sipil Bolivia mengatakan masih mengecek validitas dokumen itu dan belum bisa berkomentar hingga pengusutan usai. Meski demikian, banyak warga Bolivia yang sudah merayakan umur panjang Flores ini. Seorang pejabat pemerintah lokal bahkan berencana memberinya gelar "Warisan Hidup Kemanusiaan" pada 26 Agustus.

Berdasar catatan Guinness World Records, gelar manusia tertua sebelumnya disandang oleh Jeanne Calmet dari Prancis, yang meninggal dunia di usia 122 tahun pada 1997. Namun pihak Guinness belum memberikan tanggapan dalam kasus Flores ini.

Flores yang mengaku pernah ikut berjuang dalam perang Chaco yang brutal pada 1932-1935 antara Bolivia dan Paraguay, mengaku tidak tahu akan hidup sampai kapan. Dia mengaku memasrahkan hal tersebut kepada Tuhan.

"Saya tidak tahu berapa lama akan hidup," imbuhnya. "Hanya Tuhan yang tahu. Dia akan memberitahu apakah saya akan mati atau tetap hidup."

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.094 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.224 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    449 respon

Total Respon: 6.767
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft