Republika Online
Updated: Sun, 09 Jun 2013 19:34:03 GMT

Astagfirullah Naik Sepeda Sambil Telanjang di Jalanan Meksiko



Astagfirullah Naik Sepeda Sambil Telanjang di Jalanan Meksiko

Astagfirullah Naik Sepeda Sambil Telanjang di Jalanan Meksiko

REPUBLIKA.CO.ID,MEXICO CITY-- Sedikitnya ratusan orang sengaja naik sepeda tanpa pakaian di jalan-jalan di kota Mexico City untuk memperingati gerakan Naik Sepeda Telanjang Dunia. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya olahraga bersepeda serta kampanye upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak.

Seperti dikutip BBC, panitia kegiatan unik ini mengatakan bersepeda tanpa baju juga menunjukkan ringkihnya tubuh manusia sehingga diharapkan para pengguna kendaraan di jalanan memperhatikan keamanan pengendara sepeda di jalanan kota-kota yang padat.

Gerakan tidak biasa ini sudah dimulai sembilan tahun lalu di Kanada dan kemudian selalu diperingati setiap tahun di berbagai kota berbeda di dunia.

Lalu lintas di Mexico City terhenti sama sekali saat pengguna jalan terpana oleh pemandangan sepeda-sepeda yang dikendarai orang-orang tanpa busana. Penonton juga sibuk mengabadikan pemandangan langka ini: ada yang telanjang bulat ada yang menutup sebagian tubuhnya. Rombongan para pesepeda meliwati berbagai lokasi bersejarah di kota itu dan kemudian berakhir di Lapangan Zocalo.

Meski di Mexico City sudah ada kebijakan ramah sepeda, namun jutaan kendaraan bermotor memadati jalan-jalan di sana tiap hari sehingga penunggang sepeda kesulitan melakukan kegiatannya.

Seorang pengguna sepeda, yang hanya mau disebut sebagai Mila, mengatakan bersepeda telanjang adalah cara terbaik menularkan pesan ke seluruh penjuru. "Di Meksiko mengendarai sepeda adalah sebuah mimpi buruk," kata Mila. "Hampir seperti Anda tak nyata, Anda seperti mahluk halus."
Pengendara sepeda lain Yovana Floyd menambahkan: "Kami takut menggunakan jalan setiap hari khawatir kami tak selamat pulang ke rumah."

Menurut media massa di Meksiko sekitar 300 pengendara sepeda ambil bagian dalam aksi demonstrasi ini.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.881 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.990 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    698 respon

Total Respon: 7.569
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

berita unik

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft