Republika Online
Updated: Sat, 15 Sep 2012 16:03:00 GMT

SMS Tanpa Mengetik, Cobalah Yooi



SMS Tanpa Mengetik, Cobalah Yooi

SMS Tanpa Mengetik, Cobalah Yooi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pengembang aplikasi asal Bandung, Jawa Barat, telah membuat sebuah aplikasi ponsel yang memungkinkan penggunanya bisa berkomunikasi sms maupun panggilan telepon tanpa harus menyentuh perangkat.

Dengan kemampuannya itu, Yooi, akan sangat membantu bagi pengguna yang tengah mengemudikan mobil karena sms dapat dilakukan hanya dengan perintah suara.

Sepintas, aplikasi itu mirip dengan teknologi pengenal suara Apple iPhone Siri. Perbedaanya, iPhone Siri harus tetap terhubung online ke server Apple sedangkan aplikasi Yooi langsung tertanam pada perangkat.

"Kalau Siri membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk merespon perintah karena harus terhubung ke Internet dan itu belum kalau sinyalnya jelek. Tapi, aplikasi ini hanya butuh 10 detik untuk merespon perintah tanpa terhubung ke Internet," kata Kepala Pengemang Aplikasi Yooi, Suyanto, ketika berpartisipasi dalam Indonesia ICT Award (INAICTA) 2012 di Jakarta pada Jumat (14/9).

Suyanto mengatakan aplikasi lokal itu dapat meminimalisir gangguan-gangguan ketika kita sedang berkendara atau sedang rapat. Uniknya, aplikasi memuat kosakata bahasa daerah seperti bahasa Sunda, Jawa, Batak, Tegal dan Betawi selain bahasa utama Indonesia.

Suyato memperagakan, "Anda tidak perlu repot-repot mengetik, cukup dekatkan ponsel pintar ke mulut anda dan ucapkan 'maaf saya sedang di jalan, nanti saya hubungi kembali atau saya sedang rapat'. Lalu anda bilang kirim ke nama yang dituju misal Budi. Maka pesan secara otomatis akan tertulis di layar pesan teks dan langsung terkirim ke Budi."

"Aplikasi ini dapat meminimalisir gangguan-gangguan yang menggangu fokus ketika sedang berkendara mobil," kata Dosen jurusan Artificial Intellegence di STT Telkom, Bandung Sayangnya, aplikasi itu baru menyimpan sekitar seribu kosakata yang hanya bersifat darurat seperti ketika mengemudi mobil atau berada di dalam rapat. Untuk saat ini, belum dapat digunakan untuk mengetik pesan atau catatan yang terdiri dari banyak kata.

"Untuk saat ini memang masih terbatas ketersediaan kosakatanya tapi kami masih akan terus mengembangkan. Para pengguna bisa menambahkan sendiri kata-kata yang diinginkannya. Aplikasi ini tidak menyediakan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, asli Indonesia," katanya.

"Untuk penambahan perbendaharaan kosakata daerah, kami akan menggandeng komunitas kedaerahan untuk bersedia memasukan kosakata daerahnya ke database aplikasi ini," katanya.

Meskipun demikian, aplikasi ini bisa menangkap perintah di tempat yang bising sekali dan mengatur kecepatan suara. Untuk mendapatkan aplikasi itu, anda bisa mengunduhnya di Google Play.

"Kata Yooi diambil dari kata-kata yang umum digunakan masyarakat yang berarti iya," kata Jeffry Adityatama, salah satu staf pengembang.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.752 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.640 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    657 respon

Total Respon: 7.049
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Gadget

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft