Republika Online
Updated: Sun, 28 Apr 2013 21:38:31 GMT

Laman Pemkot Tanjungpinang Diretas



Laman Pemkot Tanjungpinang Diretas

Laman Pemkot Tanjungpinang Diretas

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Laman resmi Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, yang beralamatkan di www.tanjungpinang.go.id diretas oleh orang tidak dikenal sehingga tidak bisa diakses.

"Kami baru dapat informasi itu," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler Pemkot Tanjungpinang, Said Husein, Ahad (28/4).

Said enggan mengomentari permasalahan itu, karena belum melihat laman resmi Pemkot Tanjungpinang yang diretas itu secara langsung. "Kami periksa dulu," ujarnya.

Sampai sekarang belum diketahui sejak kapan laman itu tidak bisa diakses. Di halaman depan laman itu sempat muncul gambar tapak tangan dan jari yang mayoritas berwarna merah.

Di tengah-tengah telapak tangan terdapat tulisan "hacked!", dan di bagian bawah tertulis "hacked by Al3x Own5". Peretas juga memberi pesan moral dengan kalimat "stop korupsi dan suap." Namun, gambar dan tulisan ini tidak terlihat lagi.

Anggota DPRD Tanjungpinang, Reni, mengharapkan peretas dapat mengembalikan laman resmi yang dikelola pemerintah daerahnya itu. Ia juga minta pemerintah untuk mencari solusi untuk mengembalikan situs itu seperti sedia kala.

Menurut Reni, laman itu sangat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat, terutama sebagai sumber informasi, apalagi memuat pula beberapa kebijakan pemerintah. "Kami berharap permasalahan ini segera dituntaskan," katanya.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.692 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.455 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    631 respon

Total Respon: 6.778
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Gadget

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft