Republika Online
Updated: Mon, 27 May 2013 17:00:00 GMT

Asus: Penjualan Laptop Layar Sentuh Masih Tersendat



Asus: Penjualan Laptop Layar Sentuh Masih Tersendat

Asus: Penjualan Laptop Layar Sentuh Masih Tersendat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Produsen laptop asal Taiwan Asus boleh dibilang menjadi salah satu pencetak tren dalam memadukan teknologi layar sentuh dan komputer jinjing. Namun, penggabungan itu ternyata belum sepenuhnya diterima publik.

Demikian diungkapkan Consumer Business Lead Indonesia, Victor Herlianto. "Ya, saat ini masih tersendat penjualan laptop layar sentuh," kata dia ketika ditemui dalam peluncuran Asus U38N di Jakarta, Senin (27/5).

Menurut Victor, ada sejumlah alasan mengapa hal itu terjadi. Pertama, masalah kenyamanan. Konsumen mungkin memiliki pengalaman baru. Namun, mereka harus membiasakan diri dengan perpaduan itu.

Kedua, belum banyak aplikasi yang mendukungnya. Ini yang membuat konsumen menjadi berpikir. Memang, tak ada yang meragukan sistem operasi Windows 8 yang mereka gunakan, masalah berkutat pada aplikasi pendukungnya. "Harusnya memang berkembang, tapi ya faktanya tidak demikian," kata dia.


0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.377 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.253 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    324 respon

Total Respon: 7.954
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

Gadget

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft