okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Thu, 12 Jan 2012 18:45:56 GMT | By tyo, okezone.com

RIM Berharap Aplikasi Android Dorong Penjualan PlayBook



RIM Berharap Aplikasi Android Dorong Penjualan PlayBook

LAS VEGAS - Research in Motion (RIM) memang menerima kenyataan pahit kala penjualan tablet PlayBook BlackBerry mengalami kegagalan total di pasaran. Di ajang Consumer Electronick Show (CES) 2012, PlayBook secara resmi di-update. Namun bukan itu yang menjadi harapan besar RIM agar PlayBook-nya sukses.

Vendor asal Kanada itu justru berharap besar aplikasi asli mereka dan Android mampu mendongkrak penjualan PlayBook di masa depan. Seperti diketahui, di BlackBerry Developer Confernce, RIM mengungkapkan bahwa aplikasi Android mampu berjalan di platform OS PlayBook.

Dilansir Computer World, Kamis (12/1/2012), di ajang CES 2012 RIM menunjukkan bagaimana PlayBook dengan OS 2.0 mampu menjalankan aplikasi Android. RIM paham betul, gabungan dua paltform ini mampu menyelamatkan penjualan tablet mereka.

"Game populer seperti Cut The Rope, Angry Birds dan Plant vs Zombies akan tersedia di toko, kata Alec Saunders, wakil presiden pengembang dan pengembangan ekosistem RIM.

Aplikasi muncul dan bekerja seperti aplikasi lainnya, pengguna tidak harus meluncurkan peranti lunak terpisah untuk menjalankannya. Kendati aplikasi Android bisa berjalan di PlayBook, namun tidak sembarangan aplikasi Android akan dapat diakses oleh pengguna.

"Kami tidak ingin mengaktifkan jalan ke Android Market," katanya. Pengembang Android harus menggunakan paket perangkat lunak untuk membuat aplikasi mereka yang kompatibel dengan PlayBook tersebut, dan kemudian mereka harus menyerahkan pihak standarisasi aplikasi RIM.

Perusahaan berharap untuk menyingkirkan malware dan aplikasi bajakan yang sering muncul di Android Market.

"Ada satu batasan dengan aplikasi Android di Playbook. Pengguna akan dapat melakukan multitask beberapa aplikasi Android pada tablet tetapi hanya menjalankan satu aplikasi Android dalam kombinasi dengan aplikasi asli, kata Saunders.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.866 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.952 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    693 respon

Total Respon: 7.511
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Gadget

lanjut...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft