Sat, 06 Apr 2013 04:45:00 GMT | By PlasaMSN
Aron M50, Pesawat Amfibi Korea Selatan

Pesawat Amfibi Aron M50



Pesawat Amfibi Aron M50 (© FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
Next
Previous
Previous
  • Pesawat Amfibi Aron M50 (© FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
  • Pesawat Amfibi Aron M50 (© FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
  • Pesawat Amfibi Aron M50 (© FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
Next
FOTO ANTARA/Zabur KaruruShow Thumbnails
Previous1 of 3Next
Bagikan galeri ini

Seorang aggota TNI AL mengambil gambar Pesawat Amfibi Aron M50 melintas di perairan Teluk Jakarta saat demo terbang pesawat tersebut di Markas Kopaska Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (5/4). Pesawat buatan Korea Selatan tersebut dapat beroperasi di udara dan di air bahkan pada cuaca buruk yang diharapakan dapat menjadi solusi bagi masalah kelautan Indonesia.

2Komentar
6 Apr, 2013 15:27
avatar
Kalo saja petinggi negeri ini mau menghargai dan mendorong jerih payah dan usaha keras anak bangsa berkiprah dalam memajukan teknologi di negaranya sendiri maka bangsa ini sudah memiliki dan mampu membuat pesawat semacam ATR 400/500 atau Aron M50.  

Tengok saja bgmana waktu pa Habibie meluncurkan Tetuko N250 hasil putra bangsa akhirnya jadi rongsokan, pada jamannya adalah yg tercanggih, kemudian rancang bangun dengan nama belibis pesawat amphibi yang sdh dikembangkan jauh2 hari mirip dengan Aron M50, cuma sekedar pesawat prototipe saja, kemudian jauh sebelumnya saat kendaraan rakyat bernama MALEO pun harus masuk kotak.. saat mobil timor menggantikannya.  

Banyak kejanggalan di negeri ini, suatu teknologi maju hanya dipandang 1/4 mata saja (hehe),... karena tidak memiliki efek bisnis buat buat pemegang "KUASA" keputusan.... 
10 Apr, 2013 08:49
avatar

Harus sudah mulai bisa menghargai produksi anak bangsa kalau tidak mau ketinggalan ..... ayo kapan lagi... kita harus bisa. Bapak Habibie kami dukung

Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.940 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.169 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    725 respon

Total Respon: 7.834
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft