Wed, 20 Jun 2012 10:38:50 GMT | By Amirul Ruslan
Hosni Mubarak: Firaun Modern di Ujung Kematian

Mubarak dinyatakan meninggal secara klinis



Ketidakpastian kehidupan Mubarak
Next
Previous
Previous1 of 10Next
Bagikan galeri ini

Mantan presiden Mesir, Hosni Mubarak, yang digulingkan dalam demonstrasi Arab pada 2011, dilaporkan meninggal secara klinis setelah mengalami serangan stroke pada Selasa malam. Demikian dilaporkan kantor berita negara MENA.

Namun, meski laporan itu menyebutkan dia meninggal dunia karena jantungnya berhenti, sumber lain mengklaim kalau Mubarak masih hidup meski kondisinya kritis.

Berkuasa di Mesir selama 30 tahun, Mubarak (84) terlihat tak tersentuh. Dia bertahan saat diktator lain di kawasan Arab berjatuhan.

Lahir di desa Menufiyah yang terletak di Delta Nil pada 1928, Mubarak memiliki pengaruh yang besar di angkatan udara. Dia naik pangkat dengan cepat dan didaulat sebagai pahlawan perang karena pertempurannya melawan Israel.

Mubarak berdamai dengan Israel, sebuah langkah yang ditentang oleh banyak lawan politiknya. Namun, kedamaian terjadi dalam beberapa dekade saat dia menjadi presiden.

Pada 11 Februari 2011, Mubarak mengumumkan pengunduran dirinya setelah terjadi revolusi 18 hari yang dilakukan oleh masyarakat Mesir dan berpusat di lapangan Tahrir.

Dalam persidangan paska kejatuhannya, jaksa penuntut menyerukan hukuman mati untuk Mubarak, yang sudah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    816 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.492 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    182 respon

Total Respon: 4.490
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft