Mon, 19 Mar 2012 11:41:38 GMT | By santirta martendano
Praktek Pelacuran Remaja Di Bangladesh

Mereka melayani sekitar 15-20 pelanggan setiap hari.



pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Bira)
Next
Previous
Previous
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Bira)
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Bira)
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Biraj)
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Biraj)
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Biraj)
  • pelacuran bengladesh (© REUTERS/Andrew Biraj)
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Bira)
  • pelacuran bangladesh (© REUTERS/Andrew Biraj)
Next
REUTERS/Andrew BiraShow Thumbnails
Previous1 of 15Next
Bagikan Galeri ini

Seorang pelacur Hashi (17), memeluk Babu, suaminya, di dalam ruang yang kecil di rumah bordil Kandapara di Tangail, sebuah kota timur laut Bangladesh, (4/3). Pelacur muda dan belum berpengalaman banyak memiliki "kekasih" atau "suami" yang biasanya tinggal di luar bordil sesekali mengambil uang dan seks dari mereka sebagai bentuk pertukaran untuk keamanan dalam masyarakat yang didominasi laki-laki. Dia mendapatkan sekitar 800-1000 taka sehari-hari ($ 9,75 - $ 12,19) melayani sekitar 15-20 pelanggan setiap hari. Hashi adalah salah satu dari ratusan pekerja seks sebagian besar remaja yang tinggal di kehidupan yang menyakitkan

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.388 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.496 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    931 respon

Total Respon: 9.815
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft