Wed, 23 May 2012 17:39:34 GMT | By Republika

Yusril: Grasi Corby Bertentangan dengan Hukum

Remisi diberikan kepada napi karena kelakuan baiknya selama menjalani pidana.


Grasi Corby (© Reuters)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Grasi atau pengampunan dengan mengurangi hukuman pidana selama lima tahun yang diberikan untuk terpidana narkotika internasional, Schapelle Leigh Corby, menuai kecaman publik. Salah satunya pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra yang menganggap grasi tersebut melanggar hukum.

"Langkah Presiden memberikan grasi itu bertentangan dengan kebijakan pengetatan atau moratorium pemberian remisi kepada napi korupsi, narkotika, terorisme dan kejahatan transnasional sebagaimana diatur PP Nomor 28/2006," kata Yusril Ihza Mahendra dalam rilisnya kepada para wartawan, Rabu (23/5).

Yusril menambahkan grasi yang diberikan SBY kepada Corby bukanlah langkah yang bijak dalam pemberantasan narkotika di Indonesia. Bahkan dalam sejarah di Indonesia, ini merupakan kali pertama seorang presiden memberikan grasi untuk Corby, bahkan selama lima tahun. Selama ini, Corby hanya mendapatkan sejumlah remisi dari pemerintah Indonesia.

Remisi diberikan kepada napi karena kelakuan baiknya selama menjalani pidana. Jadi semacam imbalan atas perubahan sikap napi. Sementara grasi adalah pengampunan yang diberikan atas dasar belas kasihan oleh seorang Kepala Negara.

Ia pun mengisahkan saat dirinya menjabat sebagai Menteri Kehakiman, Presiden Prancis, Francois Mitterand meminta agar presiden memberikan grasi kepada napi narkotika asal negara itu. Namun ia dengan tegas menolaknya dan mengatakan Presiden RI belum pernah memberikan grasi dalam kasus narkotika.

"Saya heran, mengapa Presiden RI begitu lemah menghadapi permintaan Pemerintah Australia sehingga dengan mudahnya mengampuni napi narkotika yang dapat memberikan dampak buruk bagi harkat dan martabat bangsa," tegasnya.

Redaktur: Djibril Muhammad

Reporter: Bilal Ramadhan

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda dengan rencana pemerintah DKI yang akan memindahkan lokasi PRJ ke Monas?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    1. Setuju
    1.104 respon
  2.  
    20 %
    2. Tidak Setuju
    289 respon
  3.  
    5 %
    3. Tidak Tahu
    72 respon

Total Respon: 1.465
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Gelandang Malaga Enggan Ambil Pusing Tentang Rumor Transfernya

    Liputan6.com, Malaga : Gelandang Malaga, Fransisco Roman Alarcon atau akrab disapa dengan nama Isco menyatakan tidak dipusingkan dengan rumor transfer yang menerpa dirinya. Kabarnya Real Madrid dan Manchester City adalah dua klub yang antusias mendat...

  • Ramai-ramai Pamer Belahan Dada untuk Bela PM Australia

    Liputan6.com, Sydney : Serangan bernada seksis, yang tak patut, bertubi-tubi dialamatkan pada Julia Gillard, perempuan pertama yang berhasil menduduki posisi puncak sebagai Perdana Menteri Australia. Setelah dadanya dijadikan nama menu pihak oposisi,...

  • Demi Nainggolan, Inter Akan Lepas Fredy Guarin

    Liputan6.com, Milan : Perubahan yang diusung Walter Mazzarri di tubuh Internazionale tampaknya bakal membawa korban. Fredy Guarin dikabarkan akan segera meninggalkan Giuseppe Meazza musim depan.Peremajaan skuad Inter benar-benar menjadi prioritas Maz...

  • Monaco Incar Dua Punggawa Milan

    Liputan6.com, Monaco : Klub kaya raya Prancis AS Monaco belum mau berhenti memburu pemain-pemain papan atas. Setelah sukses mendapatkan empat pemain top, Monaco kini ingin belanja di tanah Italia dengan AC Milan sebagai sasarannya.Mediaset melaporkan...

  • FA Resmi Pecat Stuart Pearce dari Manajer Inggris U-21

    Liputan6.com, London : Akhirnya berakhir sudah masa kepemimpinan Stuart Pearce di Timnas Inggris U-21 setelah The Football Association (FA) secara resmi tidak memperpanjang kontraknya.Chairman FA, David Bernstein mengungkapkan kepada situs fa.com, Ra...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft