Mon, 01 Apr 2013 14:30:00 GMT | By PlasaMSN
Warga Aceh Konvoi Kibarkan Bendera Bulan Bintang

Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh



Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
Next
Previous
Previous
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Rahmad)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Rahmad)
  • Warga Konvoi Kibarkan Bendera Aceh (© ANTARA/Ampelsa)
Next
ANTARA/AmpelsaShow Thumbnails
Previous1 of 10Next
Bagikan galeri ini

Ratusan warga Aceh Utara berkonvoi dengan truk dan bus sambil mengibarkan bendera Aceh, Senin (1/04). Mereka berkumpul di masjid raya Baiturrahman Kota Banda Aceh.

Seperti diberitakan Antara, ratusan warga itu membawa bendera bergambar bulan bintang bergaris hitam putih di bagian bawah dan atas di atas sehelai kain merah tua.

Peserta konvoi dari Lhokseumawe dan Aceh Utara menyatakan mereka bergerak dari dari asalnya pada Minggu (31/3) malam. "Kami belum mendapat arahan untuk melanjutkan aksinya.Nanti baru diberitahukan ke mana tujuan selanjutnya," kata salah seorang peserta konvoi bendera dari Aceh Utara itu.

Para peserta konvoi dari Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe menumpang bus sekolah, mobil penumpang (L300), truk serta bus milik Pemda. Konvoi tersebut mendapat perhatian masyarakat, terutama mereka yang melintas di ruas jalan Perdagangan.

Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat Aceh telah mengesahkan pemberlakuan qanun (Perda) tentang bendera dan lambang Aceh. Bendera Aceh yang disahkan legislatif dengan qanun itu berupa bulan bintang bergaris hitam dan putih di atas sehelai kain merah tua yang merupakan juga bendera GAM saat Aceh dilanda konflik bersenjata.

Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga akan melakukan evaluasi terbitnya qanun atau peraturan daerah (perda) syariah yang mengesahkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM), itu menjadi lambang resmi Aceh. Ini karena qanun tersebut dinilai bertentangan dengan peraturan perundangan di atasnya.

"Yang namanya perda atau qanun itu tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundangan yang lebih tinggi ataupun kepentingan umum," ujar Juru Bicara Mendagri Reydonnyzar Moenek di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (27/3).

Lebih lanjut, Donny menambahkan, qanun tersebut berpotensi dibatalkan jika setelah dievaluasi, Pemerintah Provinsi NAD tidak mau menjalankan hasil evaluasi tersebut."Jika setelah dievaluasi ternyata tidak diikuti, tentunya dengan sendirinya Presiden punya kewenangan untuk pembatalan," ujarnya.


Sumber: Merdeka.com

19Komentar
1 Apr, 2013 20:03
avatar
pemerintah pusat pada sibuk ngurusin partainya masing masing jadi hal ini bisa memicu terpecahnya nkri kok dibiarkan ya?
1 Apr, 2013 20:19
avatar
Silahkan Saja Kami Tidak Butuh Orang-Orang Aceh Seperti Mereka Ada di NKRI
1 Apr, 2013 18:28
avatar
pemerintah hrs bertindak, krn ini potensi u memisahkan diri dr RI. tlng 
1 Apr, 2013 18:30
avatar
KENAPA MALUKU DAN PAPUA , PEMERINTAH CEPAT BEREAKSI, KLU ACEH,,SENGAJA DIBIARKAN. ADA APA?
4 Apr, 2013 10:01
avatar
Orang Aceh pengkhianat...dikasih hati minta rempela..TNI harus tegas...libas habis bibit separatis...NKRI harga mati...bagi kaum separatis hanya punya dua pilihan...pergi ke negara lain atau pergi ke neraka...titik
5 Apr, 2013 11:52
avatar

Setelah minta status daerah istimewa dengan peraturan syariat Islam dan nama baru yaitu NAD, masih minta bendera sendiri? Lalu apa artinya merah putih? pemerintah pusat harus bertindak tegas, karena ini merupakan tindakan yang menjurus separatisme, jangan sampai terulang lepasnya Timor Timur, negara Malaysia saja berani menumpas gerakan separatisme di negaranya, mengapa kita tidak? Ingat pepatah bersatu kita teguh bercerai kita runtuh!!!!!! Percuma saja perjuangan di era Bung Karno-Bung Hatta bila NKRI terpecah-pecah. Hidup Indonesia.....berkibarlah sang saka Merah Putih!!!!!!

4 Apr, 2013 14:18
avatar
Apakah orang-orang ini sudah lupa dengan tsunami ?
5 Apr, 2013 09:53
avatar
Setelah Timor timur.......NAD  menyusul,,,
4 Apr, 2013 10:55
avatar

MERTDEKA LEBIH BAIK DAN TENTUKAN NASIB SENDIRI JGN TERGANTUNG INDONESI YG PEJABATNYA KORUP SEMUA, SY NYESEL JADI WNI
4 Apr, 2013 10:52
avatar
biarin mereka merdeka biar mereka bebas menentukan nasibnya sendiri ini jamannya bebas kok MERDEKA LAH WAHAI SUDARAKU ORANG ACEH

Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?
Lihat Wajah Baru MSN. Klik di sini!

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.620 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    7.305 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    388 respon

Total Respon: 9.313
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft