Tribun News Politik News Feed
Updated: Fri, 30 Aug 2013 04:56:47 GMT | By Tribun News Politik News Feed

Tolak Ikut, Komite Konvensi Kagumi Rustriningsih



agfeed

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehadiran mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih atas undangan Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, meski pada akhirnya menolak untuk tahapan selanjutnya, mendapat pujian.

"Rustriningsih sangat dikagumi Komite, tapi si Ibu sangat mencintai konstituennya," begitu komentar anggota Komite, Effendi Gazali yang kemudian ia unggah dalam akun twitternya @DePendi, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Rustriningsih, di depan wartawan usai wawancara bersama Komite, menegaskan dirinya masih sebagai kader loyal PDI Perjuangan. Alasannya hadir di depan Komite, tak lain sebagai bentuk silaturahim politiknya dengan partai lain.

Dalam kicauan selanjutnya, Effendi menuliskan, sudah seharusnya Partai Demokrat mengakui kekurangan kader perempuannya yang menonjol. "PD harus mengakui kekurangan kader perempuan, Rustri amat bersahaja tapi mengagumkan," tambahnya.

Memang, diakui Rustri, apa yang dilakukan Partai Demokrat pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai terobosan memberikan tambahan alternatif bagi pemimpin nasional yang kelak kan dipilih rakyat.

"Saya hadir malam hari ini. Saya sampaikan kepada Komite dan memohon maaf sebesar-besarnya tidak bisa memenuhi harapan ikut tahapan konvensi yang akan diselenggarkan. Ada kondisi saat ini saya ingin konsentrasi di Jateng," kata Rustri memberi alasan.

"Dan saya menghargai dan lebih melihat undangan hari ini sebagai bentuk silaturahim poltik dari partai-partai yang ada. Yang saya apresiasi tidak hanya kader internal yang diberikan tapi juga dari luar. Insya Allah saya masih menjadi kader PDI Perjuangan," ujarnya.

Baca Juga:

Bashar al-Assad Sesumbar Suriah Menang Jika Perang Lawan AS

Obama: Rezim Assad Gunakan Senjata Kimia

Kuba: Muncul Konsekuensi Serius Jika AS Serbu Suriah

Rusia: Serang Militer Akan Membawa Ketidakstabilan di Timur Tengah

Ancaman Serangan Militer AS, Rusia Evakuasi Warganya

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.881 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.990 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    698 respon

Total Respon: 7.569
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

more...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft