Tribun News Berita Nasional News Feed
Updated: Fri, 19 Jul 2013 14:50:24 GMT | By Tribun News Berita Nasional News Feed

Misa Requiem untuk Uskup Samarinda Sore Nanti Pukul 18.00



agfeed

Tribunnews.com, Jakarta - Misa Requiem untuk Almarhum Uskup Dioses Samarinda Mgr Florentinus Sului Hajang Hau MSF akan dilangsungkan di Katedral Jakarta. Misa berlangsung pukul 18.00.

Selanjutnya jenazah Mgr Sului akan diterbangkan ke Samarinda, Sabtu (20/7/2013). Uskup Agung Samarinda Mgr Florentinus Sului Hajang Hau MSF meninggal dunia di Rumah Sakit Mendistra Jakarta, Kamis (18/7) sekitar pukul 20.00 Wita, dalam usia 64 tahun.

Mendengar kabar dukacita ini, segenap pengurus dan umat Keuskupan Agung Samarinda langsung mengadakan Misa Arwah di Katolik Center Keuskupan Agung Samarinda Jl DI Panjaitan untuk mendoakan uskup yang telah kembali ke tempat yang kekal.

Ekonom Keuskupan Agung Samarinda, Pastor Hendrikus Nuwa mengatakan, Senin (15/7), Uskup Sului berangkat ke Jakarta untuk operasi katarak. Setelah operasi selesai, ternyata penyakit jantung yang sudah diderita kambuh. Dan rencananya akan dilanjutkan dengan katerisasi jantung. Namun belum sempat operasi dilakukan, Uskup sudah meninggal dunia.

"Berangkat ke Jakarta itu hanya untuk operasi katarak. Dalam keadaan baik - baik saja sebenarnya. Memang selama ini ada penyakit jantung dan pasang ring. Mungkin selama di sana kumat, serangan jantung. Jadi meninggal karena serangan jantung dan stroke di bagian batang otak," kata Pastor Hendrik.

Dijadwalkan, jenazah Uskup Sului akan tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan pada Sabtu (20/7) sekitar pukul 03.00 pagi dan langsung diberangkatkan ke Samarinda. Misa pemakaman akan dilakukan di Katedral Samarinda Jl Sudirman. Rencananya, Uskup kelahiran Tering, Kutai Barat 11 Desember 1948 ini akan dikebumikan di pemakaman Katolik di Sungai Siring Samarinda

"Sabtu pagi akan dibawa ke Samarinda," kata Pastor Hendrik.

Untuk kepemimpinan Keuskupan Samarinda sepeninggal Uskup Sului, Hendrikus mengatakan akan diambil alih oleh anggota dewan - dewan keuskupan yang tertua. Untuk memilih pejabat sementara diberikan waktu selama 8 hari.

"Sampai kepada pemilihan baru nanti, anggota dewan keuskupan memilih pejabat sementara. Namanya administrator apostolik.

Selanjutnya, administrator apostolik akan memproses pemilihan uskup baru ke Roma.

"Nanti yang memilih itu di Roma, Paus yang memilih uskupnya. Bisa dari sini atau bisa darimana saja. Pokoknya dari sini mengirimkan calon dan Paus yang menetuntukan. Prosesnya biasanya lama itu, bisa 4 - 5 tahun baru ada uskup baru. Selama belum ada maka tugas - tugas uskup dilaksanakan oleh pejabat sementara," jelas Hendrikus.

Seorang Uskup menurut Hendrikus sebenarnya menjabat hingga tutup usia. Namun, bila sudah memasuki usia 75 tahun, dapat mengajukan diri untuk pensiun.

Uskup Sului sudah mengabdi sebagai imam sejak 15 Februari 1976. Diangkat menjadi Uskup 26 Juli 1993, menerima tahbisan Uskup pada 21 November 1993. Menjadi Uskup Agung pada 29 Januari 2003. Uskup Sului merupakan Uskup Agung ke III di Keuskupan Agung Samarinda.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.377 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.253 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    324 respon

Total Respon: 7.954
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft