Tribun News Berita Nasional News Feed
Updated: Thu, 03 Oct 2013 17:13:53 GMT | By Tribun News Berita Nasional News Feed

Ini Aktivitas Holly Angela Delapan Jam Sebelum Ditemukan Tewas



agfeed

Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari keterangan enam saksi yang sudah diperiksa, polisi menyimpulkan dan mendapatkan informasi mengenai apa yang dilakukan Holly Angela, sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto memaparkan, pada Senin (30/9/2013) pukul 15.00 WIB, Holly sempat mengunjungi rumah ibu angkatnya, Kus Handani Murti Astuti, di kawasan Cibubur.

"Holly dijemput ibu angkatnya di apartemennya, menuju rumah ibu angkatnya di Cibubur," ungkap Rikwanto.

Pada pukul 21.15 WIB, Holly kembali ke apartemennya di Tower Ebony Apartemen Kalibata City, lantai 9 dengan menumpang taksi.

Pukul 22.38, Holly menghubungi ibu angkatnya dan mengatakan dirinya dalam kondisi teraniaya.

"Melalui sambungan telepon, Holly teriak minta tolong. Setelah itu HP mati," jelas Rikwanto.

Menyikapi hal itu, kata Rikwanto, ibu angkat Holly menghubungi rekan korban yakni Inal, Hasan, dan Sulaeman, untuk segera melihat Holly di apartemennya.

Sekitar setengah jam kemudian, ketiga rekan Holly tiba di apartemen Holly.

"Bersama seorang sekuriti, mereka hendak masuk ke dalam kamar namun terkunci dari dalam," ujar Rikwanto.

Rekan Holly dan sekuriti mengetuk pintu kamar dari mulai yang paling pelan dan paling keras, namun tidak dibuka. Mereka lantas mencoba merusak pintu kamar dengan linggis, namun tidak berhasil.

"Mereka akhirnya mendobrak paksa kamar. Di dalam kamar, ditemukan Holly di lantai dengan penuh luka dan berismbah darah, serta kedua kaki dan tangan terikat kabel," papar Rikwanto.

Saat itu, kondisi Holly kritis. Ketiga rekan Holly dan sekuriti melarikan Holly ke RS Tria Dipa, Pancoran. Namun, di perjalanan, Holly tewas.

"Saat didobrak, pintu balkon terbuka, dan sebelumnya mereka mendengar suara jatuh," tutur Rikwanto.

Saat bersamaan, ditemukan jenazah seorang pria di lantai dasar apartemen, tepat di bawah kamar Holly. Diduga, pria itu bunuh diri dengan melompat dari kamar apartemen.

"Kami duga kuat dua kejadian ini terkait. Namun, kami masih dalami dan kumpulkan bukti," ucap Rikwanto. (*)

Baca Juga:

Akil Mochtar Pernah Sindir Rudi Rubiandini

Sebelum Tertangkap, Akil Sempat Update Status

Mata Hamdan Berkaca-kaca, Penangkapan yang di Luar Dugaan

Mobil RI 9 Disegel Garis Sita KPK

Saksi: Mobil Akil Mochtar Dicegat Petugas KPK

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.385 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.488 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    928 respon

Total Respon: 9.801
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

more...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft