Tribun News Hukum News Feed
Updated: Thu, 19 Dec 2013 05:50:14 GMT | By Tribun News Hukum News Feed

Dua Karyawan PLN Ditahan Kejagung Terkait Korupsi



agfeed

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus korupsi pelaksanaan pekerjaan Life Time Extention (LTE) Gas Turbin (GT) 2.1 dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTU) Blok 2 Belawan tahun 2012.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi menjelaskan bahwa tersangka yang ditahan dalam kasus tersebut atas nama Rodi Cahyawan dan Muhammad Ali yang merupakan karyawan BUMN PT PLN Pembangkit Sumbagut.

Keduanya ditahan setelah dilakukan pemeriksaan di Kejaksaan Agung.

"Kejaksaan kemudian melanjutkannya dengan melakukan penahanan terhadap kedua Tersangka," kata Untung di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2013).

Penahanan tersebut berdasarkan Surat Perintah Nomor: Print-31/F.2/Fd.1/12/2013 tanggal 18 Desember 2013 untuk Tersangka Rodi Cahyawan dan Surat Perintah Nomor: Print-32/F.2/Fd.1/12/2013 tanggal 18 Desember 2013 untuk Tersangka Muhammad Ali

"Keduanya ditahan selama 20 hari di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung RI terhitung dari Tanggal 18 Desember 2013," ucapnya.

Sebelumnya Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut diantaranya Mantan General Manager KITSBU) Chris Leo Manggala, Manager Sektor Labuan Angin Surya Dharma Sinaga, Direktur Produksi PT. Dirgantara Indonesia/Mantan Direktur Utama PT. Nusantara Turbin dan Propolasi Supra Dekanto, Rodi Cahyawan sebagai Karyawan Badan Usaha Milik Negara PT PLN Pembangkit Sumbagut, dan Muhammad Ali sebagai karyawan Badan Usaha Milik Negara PT. PLN Pembangkit Sumbagut.

Kejaksaan menemukan dugaan korupsi dalam kasus tersebut karena dalam pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak dimana output mesin yang seharusnya 132 MW ternyata hanya 123 MW.

Kemudian pekerjaan Life Time Extention (LTE) Gas Turbine (GT) 2.2 Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Blok 2 Belawan tidak dikerjakan, terdapat kemahalan harga, Kontrak yang diaddendum menjadi Rp 554 miliar telah melampaui Harga perkiraan sendiri yaitu Rp 527 miliar.

Baca Juga:

Makan Konate Ngebet Pakai Nomor 10

Di Persib, Abdul Rahman Pilih Nomor 28

Perampok Bersenpi Gondol Ratusan Juta dari Minimarket di Pekanbaru

Taufiq Janji All Out Lawan Persebaya

Brasil-China Berencana Luncurkan Satelit Pemantauan Lingkungan

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    800 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.414 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    176 respon

Total Respon: 4.390
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

more...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft