Tribun News Regional News Feed
Updated: Sat, 21 Dec 2013 03:38:20 GMT | By Tribun News Regional News Feed

2015 Pembangunan Bandara Sangkima Dimulai



agfeed

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Kholish Chered

TRIBUNNEWS.COM, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tengah mempersiapkan pembangunan Bandara Sangkima. Pembangunan ini bakal memanfaatkan dan memperluas eks bandara Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field.

Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kutim, Johansyah Ibrahim, mengatakan pihaknya telah merampungkan studi kelayakan (feasibility study/FS) tentang rencana perluasan Bandara Sangkima.

"Hasilnya, bandara layak dibangun. Apalagi posisi bandara dekat laut. Kondisi ini sangat ideal untuk faktor pendukung keselamatan," kata Johansyah.

Terlebih, usulan pelepasan sebagian kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) mulai mendapatkan titik terang dari Kementerian Kehutanan RI.

"Setelah tahun ini melaksanakan FS, tahun 2014 kita upayakan penyusunan Detail Engineering Desain (DED), Master Plan, dan Amdal. Tahun 2015 ditargetkan sudah mulai pembangunan, dan 2017 ditargetkan sudah beraktivitas," katanya.

Skenario optimisnya, setelah 2015 selesai pembangunan Pelabuhan Kenyamukan, langsung dilanjutkan pembangunan bandara.

"Runway 880 meter akan ditingkatkan menjadi 1.600 meter. Diproyeksikan didarati pesawat jenis ATR dan Hercules untuk kepentingan latihan TNI," katanya.

Infrastruktur bandara diproyeksikan dibangun lengkap, sehingga mendukung operasional bandara secara maksimal. Adapun rute penerbangan akan dirumuskan lebih lanjut.

"Seperti Balikpapan, Tarakan, Samarinda, Berau, juga Mamuju. Tergantung permintaan pasar (demand)," katanya.

Berdasarkan hasil studi kelayakan, dirumuskan prakondisi pembangunan Bandara Sangkima melalui analisa SWOT. Dari sisi kekuatan, jumlah alokasi dana di bidang prasarana dan sarana kebandarudaraan besar. Ruang lalu lintas udara yang dimiliki juga cukup besar.

Selain itu, lahan yang ada masih cukup luas untuk dikembangkan, termasuk runway. Jarak bandara dengan kota cukup dekat. Adapun sisi kelemahan diantaranya, belum layaknya akses jalan masuk menuju bandara.

Perangkat kelembagaan dalam penyelenggaraan lalu lintas penerbangan pun belum memadai. Bandara Sangkima juga berada di area Pertamina, bukan kawasan terbuka. Saat ini, tingkat kerusakan landasan pacu tinggi. Kebutuhan dana untuk pembangunan bandara, berupa sarana dan prasarana, cukup besar.

Adapun sisi peluang berupa potensi angkutan yang besar dan terus berkembang, membuka potensi perekonomian wilayah, membuka ruang investasi, juga dapat meningkatkan SDM dengan pelatihan. Sedangkan ancaman kemungkinan berupa hambatan terhadap penerapan teknologi baru. Plus posisi bandara yang berada di kawasan hutan lindung.

Baca Juga:

Kota Lhasa Diselimuti Awan Asap

Persib Berharap Jadi Runner Up Terbaik

Ipansyah Minta Uang untuk Kawin Malah Berujung Maut

Jokowi Pakai Baju Koko Hadiri Gelar Pasukan Operasi Lilin 2013 di Monas

Dua Pemain Naturalisasi Ingat Barito Putera di Belanda

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.069 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.557 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    780 respon

Total Respon: 8.406
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

more...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft