Wed, 13 Feb 2013 11:57:08 GMT | By PlasaMSN
Tol Cipularang Tertimbun Tanah Setinggi 3 Meter

Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter



Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/AJ Yumya)
Next
Previous
Previous
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/AJ Yumya)
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/AJ Yumya)
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/AJ Yumya)
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/str-Fathan Okta)
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/str-Fathan Okta)
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/AJ Yumya)
  • Tol Cipularang Tertimbun Tanah Longsor Setinggi 3 Meter (© ANTARA/Sigid Kurniawan)
Next
ANTARA/AJ YumyaShow Thumbnails
Previous1 of 7Next
Bagikan galeri ini

JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan tebing jalan tol Cipularang longsor. Kejadian ini menyebabkanruas tol Cipularang Km 100 arah Bandung ke Jakarta sepanjang sekitar 100 meter menutupi 3 ruas jalan pada Selasa (12/2) pukul 18.30 WIB.

"Hujan deras pada sore hari menyebabkan longsor tebing jalan tol Cipularang," kata Sutopo dalam rilisnya yang diterima JPNN, Selasa (12/2).

Sutopo menjelaskan longsor berada di Km 100 Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tinggi material longsor mencapai 2-3 meter sehingga hanya ada satu ruas yang bisa digunakan oleh pengendara. Untuk mengatasi kemacetan, kendaraan dialihkan di pintu tol Padalarang dan Cikamuning.

Petugas kepolisian dan Jasa Marga saat ini masih di lapangan untuk membantu pengalihan arus dan berusaha membuka jalur. Alat berat diupayakan di lokasi untuk membersihkan material. Hujan dan malam hari menjadi kendala pembersihan longsor. Hingga saat ini belum ada korban jiwa.

Menurut Sutopo, ruas jalan tol Cipularang sepanjang Km 80 – 100 merupakan daerah rawan longsor. Beberapa kejadian longsor pernah terjadi di ruas jalan tersebut seperti di Km 84; 92,4; 96,8; 98,4 dan sebagainya. Kondisi batuan yang labil dengan tipe longsoran bertipe merayap sering menimbulkan longsor. Batuan ini terdapat di sekitar Km 84 di Kampung Ciganea, Jatiluhur. Kontur tanah yang labil juga mengakibatkan tebing rawan longsor.

Untuk itu, upaya mengatasi longsor tebing ruas jalan tol telah dilakukan oleh Jasa Marga seperti membangun tembok penahan tebing setinggi 5 meter. Bahkan pada tahun 2013 ini PT Jasa Marga mengalokasikan dana Rp 45 miliar untuk mengatasi longsor di tol Cipularang. Dana sebesar Rp 30 miliar digunakan untuk mengantisipasi longsor dan sisanya untuk perbaikan permukaan jalan bebas hambatan tersebut.

"Mengingat masih tingginya curah hujan hingga akhir Maret 2013, dikhawatirkan akan mengakibatkan longsor susulan di sepanjang ruas tol Cipularang. Untuk itu kepada pengguna jalan baik dari Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya diimbau berhati-hati saat melintasi tol Cipularang," pungkasnya. (afz/awa/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.918 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.109 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    716 respon

Total Respon: 7.743
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft