Mon, 18 Feb 2013 23:54:55 GMT | By Merdeka

Tanggapan Ahok Soal Bayi Dera yang Ditolak 5 Rumah Sakit

Ahok mengusulkan rumah sakit harus punya sistem online.


Ahok tanggapi meninggalnya bayi Dera (© Merdeka)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, Pemprov DKI Jakarta segera menerapkan sistem online dalam pelayanan kesehatan di DKI agar kasus ditolaknya bayi Dera Nur Anggraini di lima rumah sakit tidak terulang. Sebab, jika pasien mencari rumah sakit rujukan sendiri maka akan mengalami kesulitan.

"Itu yang saya bilang, kalau kita enggak bikin sistem online, semua rumah sakit atau apa itu kita enggak bisa, mesti dipaksakan rumah sakit tidak boleh minta pasien nyari sendiri, dia mana tahu enggak ada data," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (18/2).

Dengan sistem online, semua semua rumah sakit akan terpantau sehingga tahu rumah sakit mana yang kosong. "Misalnya orang di ICU-kan, dia penuh kamu datang, rumah sakit tolak. Masak orang yang sudah dipasangin ICU, dicopoti bisa mati dong. Ya logika itu. Makanya kita siapin yang 119, info nyatu kelihatan, rumah sakit mana yang kosong, nah orang ini dianter ke sana," jelasnya.

Setelah menggunakan sistem online, rumah sakit harus dipaksa untuk mencarikan rujukan jika rumah sakit yang dituju sudah penuh. Sehingga, rumah sakit dapat memberikan referensi rumah sakit yang masih kosong untuk dipesankan tempat rawat inap.

"Kelas 3 kosong ada berapa, kelas ini kosong berapa, itu yang kita butuhkan. Kalau sekarang saling lempar, rumah sakit enggak mau tahu, dia penuh, sana penuh. Kalau penuh kan kasihan orangnya kan. Udah meninggal waktunya habis," ujarnya.

Ahok menjelaskan, nantinya Pemprov DKI akan mendorong setiap rumah sakit untuk membangun 75 persen ruang rawat inap kelas III. Sebab, nantinya Pemprov akan menghibahkan peralatan dengan besaran miliaran rupiah untuk rumah sakit tersebut.

"Makanya saya bilang ke kepala dinas kesehatan, siapa pun yang bangun rumah sehat kita kasih lepas, kalau dia bisa kasih kita 75 persen, kami pun akan hibahkan alat miliaran rupiah kepada mereka," katanya.

"Kalau kita hitung sampai setengah orang Jakarta tidak mampu berobat berarti rata-rata mereka mau di kelas III, nah ini yang membuat kekurangan," imbuhnya.

Saat ini, sudah ada 85 rumah sakit yang telah melakukan perjanjian dengan Pemprov DKI dalam penerapan sistem online. Selain itu, juga akan melanjutkan sistem Askes untuk pasien kelas III.

Seperti diketahui, Setelah sepekan berjuang melawan penyakitnya, seorang bayi bernama Dera Nur Anggraini mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (16/2). Dera meninggal pada pukul 18.00 WIB di Rumah Sakit Zahira, Jakarta Selatan.

Dera yang lahir secara prematur meninggal akibat mengalami masalah dengan pernapasan karena ada kelainan pada kerongkongannya. Karena di rumah sakit tersebut tidak mempunyai alat memadai, dokter di Rumah Sakit Zahira menyarankan agar di rujuk ke rumah sakit lain.

Sebelum Dera meninggal, Elias sebenarnya sudah berusaha mencari rumah sakit rujukan lain. Ke RSCM, Fatmawati dan Rumah Sakit Harapan Kita, tapi tak ada satu pun rumah sakit itu menerima Dera.

[has]

14Komentar
19 Feb, 2013 07:53
avatar
kalau baca komen pak Basuki spt habis minum dopping, jd semangat, rasanya tdk ada masalah yg tdk bs diselesaikan! Beliau selalu optimis & selalu mencari solusi. Terima kasih pak Ahok, smg selalu sehat, warag sangat membutuhkan pemikiran2 Bapak
19 Feb, 2013 08:18
avatar

Bayar dulu bro, g mbayar wlpn teriak2 mati juga  g bakal diladeni ma RS

 

#ini yg susah

 

anw Solusi yg ditawarkan Pak Ahok saya rasa cukup efisien. Kepp working sir

19 Feb, 2013 09:12
avatar
Yang pertama kali diminta RS adalah Urus dulu Adminstrasinya, Kalau tdk ada biaya silahkan cari RS lain. Menurut saya itu inti dari permasalahan ini. TIDAK ADA RS YG TDK KOMERSIL. Mohon solusi untuk masalah ini pak. Thanks
19 Feb, 2013 11:26
avatar

RS FATMAWATI selalu bilang kamar penuh, giliran keluarga karyawan disana bisa langsung masuk gitu aja, harus di tindak tuh !!!!

 

mereka kan pekerja sosial, malah mencari keuntungan

19 Feb, 2013 17:01
avatar
Berkali-kali dalam kabinet pemerintahan kita selalu ada yang  namanya Menko Kesra. Seharusnya sejak dari dulu gagasan seperti Pak Ahok ini sudah dipikirkan oleh Menko Kesra. Namanya juga Menko, dia bisa mencakup segala lini bila di dalamnya menyangkut urusan Kesejahteraan Rakyat. Termasuk juga menggagas kepada Menteri Kesehatan perihal sistem seperti yang dicetuskan oleh Pak Ahok. Bila gagasan tersebut dipikirkan oleh sang menteri maka itu bisa diterapkan diseluruh rumah sakit di Indonesia, bukan hanya di DKI Jakarta. Lalu ngapain aja itu Menteri ?? 
 
Bila diperhatikan gebrakan Pak Ahok sejak menjabat wagub selalu menyentuh bidang Kesra yang paling mendasar, seperti pendidikan, kesehatan, banjir dll. Jadi mendingan Pak Ahok jadi Menko Kesra, saya bertaruh bidang ini akan menjadi lebih baik di tangan beliau. 
19 Feb, 2013 10:41
avatar
Untuk Orang tua yg ditinggalkan semoga di beri ketabahan pak ahok tolong hapus kan motto orang miskin dilarang sakit pedih sekali melihatnya bayi seperti itu di biarkan terlantar hai manusia punya kah kalian mata hati untuk bayi itu.
19 Feb, 2013 11:48
avatar
berapa jumlah RS di Indonesia?? semuanya bersifat komersiil. padahal tujuan didirikan RS adalah untuk membantu masyarakat yg mengalami sakit, yg mestinya tanpa memandang status sosial. tapi sayangnya sampai saat ini RS selalu mengutamakan biaya administrasi, bukannya mengutamakan keselamatan pasien. ini yg mesti dirubah....saya berharap ada yg bs merubah itu semua.


19 Feb, 2013 16:17
avatar
merinding mendengar solusi solusi tepat Pak AHOK...

pertahankan sikap anda Pak...

kami siap selalu menjadi bendera pejuang mendukung anda bersama Bang JOKOWI
:)

19 Feb, 2013 15:04
avatar
negara juga harus bertanggung jawab ini bicara soal nyawa manusia bukan yang lain bung!
buatlah regulasi dan birokasi kesehatan yang sepenuhnya memihak pada masyarakat bukan memihak pada sekelompok golongan berduit saja.


19 Feb, 2013 22:17
avatar
Pak Ahok memang luar biasa, saya apresiasi banget terhadap ide dan pemikiran beliau. Ini benar2 anak bangsa yang memikirkan nasib rakyat dan negeri ini. Kenapa orang seperti bapak baru lahir sekarang, kenapa gak dulu lahir dari bapak2 pejabat yang tidak memiliki integrity tinggi seperti Pak Ahok. Saya bangga sama pak Ahok, dia melihat....kemudian berfikir......kemudian merasakan.....kemudian melakukan yang terbaik. Luar biasa.................Saya sangat terharu melihat Pak Ahok, benar2 beperikemanusiaan tinggi. Ya Tuhan semoga selalu engkau berikan kesehatan dan keselamatan, serta mudahkan urusannya juga mudahkan rezekinya Pak Ahok, amiiiiin.
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.082 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.220 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    448 respon

Total Respon: 6.750
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft