Updated: Mon, 11 Jun 2012 20:02:42 GMT

Wakil Bupati Luwu Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Namun penangkapan Syukur Bijak terkesan ditutup-tutupi. Sebab dari tujuh tersangka yang ditangkap, tak seorang pun ditahan.


Wakil Bupati Luwu Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Liputan6.com, Makassar: Wakil Bupati Luwu, Sulawesi Selatan, Syukur Bijak, ditangkap saat sedang pesta narkoba jenis shabu. Dia ditangkap bersama enam orang lainnya di kediaman Olleng di kawasan Villa Mutiara Sari, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, baru-baru ini.

Syukur Bijak yang juga Ketua Partai Demokrat Luwu ditangkap anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar. Dari hasil penangkapan, polisi menyita sebuah alat isap shabu, shabu, dua buah korek api, dan sebuah lilin.

Namun penangkapan Syukur Bijak terkesan ditutup-tutupi. Sebab dari tujuh tersangka yang ditangkap, tak seorang pun ditahan. Menurut Wakil Satuan Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Anwar Danu, pelaku hanya pengguna dan tidak ditahannya tersangka sesuai dengan KUHAP.

Keterangan Wakakasat Narkoba Polrestabes Makassar berbeda dengan pernyataan Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Chevy Ahmad Sopari. Chevy mengatakan, jika kasus penangkapan Syukur Bijak tidak akan dipetieskan dan akan dilanjutkan sesuai proeses hukum. Jika benar-benar terbukti, kasus ini akan dilimpahkan dan ditangani Satuan Narkoba Polda Sulselbar.

Dari penelusuran SCTV di tahanan narkoba Polrestabes makassar, tak seorang pun tersangka yang ditahan. Mereka juga tak terlihat di ruang pemeriksaan. Hanya terlihat tahanan narkoba lainnya yang berada di dalam sel.(ULF)

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    799 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.408 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    176 respon

Total Respon: 4.383
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft