Virus "Kiamat Internet" Ancam Dunia

Liputan6.com, Boston: Sebanyak seperempat juta pengguna komputer di seluruh dunia menghadapi risiko kehilangan akses Internet pada Senin (9/7).Ancaman ini muncul akibat perangkat lunak berbahaya kelompok peretas yang dilumpuhkan pemerintah AS, November lalu.
Beberapa laporan berita dan blog heboh membicarakan risiko gangguan tersebut, memperingatkan mengenai potensi "kegelapan" dan menggambarkan perangkat jahat Alureon sebagai virus "Kiamat Internet".
Meskipun begitu, para ahli mengatakan hanya segelintir pengguna komputer menghadapi risiko, dan penyedia Internet akan dihubungi agar segera memulihkan layanan mereka.
Para ahli mengatakan mereka menganggap ancaman itu kecil dibandingkan dengan virus lain yang lebih ganas seperti Zeus dan SpyEye --yang menyerang jutaan komputer pribadi (PC) serta dimanfaatkan untuk melakukan penipuan keuangan.
Hingga pekan ini, sebanyak 245.000 komputer di seluruh dunia masih terserang virus Alureon dan "saudaranya", kata perusahaan keamanan komputer, Deteque, sebagaimana dilaporkan Reuters , Jumat (6/7) siang. Jumlah itu meliputi 45.355 komputer di Amerika Serikat.
Virus dirancang untuk mengalihkan arus lalu lintas Internet melalui server DNS merah yang dikendalikan para penjahat, kata FBI. Server DNS adalah papan-penghubung komputer yang mengarahkan lalu lintas Jejaring.
Ketika pihak berwenang mematikan server merah, seorang hakim federal di New York memerintahkan agar server sementara tetap dioperasikan sementara mesin korban diperbaiki. Server sementara tersebut akan dimatikan pada pukul 12.01 Waktu Amerika Timur pada Senin. Itu berarti PC yang terserang dan belum diperbaiki tak lagi bisa terhubung dengan Internet.
Sebagian penyedia layanan Internet, termasuk AT&T dan Timer Warner Cable, telah melakukan pengaturan sementara sehingga pelanggan mereka akan dapat memperoleh akses ke Internet dengan menggunakan alamat server DNS merah.
Informasi mengenai cara mengenali dan membersihkan virus dapat ditemukan di jejaring yang didirikan oleh sekelompok perusahaan keamanan dan ahli lain: http://www.dcwg.org.
"Itu sangat mudah diperbaiki," kata Gunter Ollmann, Wakil Presiden Penelitian bagi Perusahaan Keamanan Damballa. "Ada banyak alat yang tersedia."
Banyak mesin yang masih terinfeksi barangkali tidak digunakan secara aktif sebab kebanyakan korban sudah diberitahu mengenai masalah tersebut, kata seorang ahli keamanan komputer Johannes Ullrich, yang mengelola Internet Storm Center --yang memantau ancaman di Jejaring.
Amerika Serikat telah menuntut tujuh orang karena melakukan penipuan Internet di seluruh dunia. Enam orang ditangkap di Estonia, sementara orang ketujuh --yang tinggal di Rusia, masih berkeliaran.
Sejauh ini, Tallinn telah mengekstradisi dua orang ke New York --tempat mereka dihadirkan di pengadilan federal Manhattan.(ANT/MEL)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Lapas Salemba Rusuh, Napi Saling Tusuk
- Lagu-Lagu Musim Panas Favorit
- Foto-foto Terbaik dari Arena Olahraga
- Memahami Hak Perempuan dalam Islam
- Tebak Tatto Selebriti
- Pemandu Arah Kiblat Berbasis GPS
- Perjalanan Bayern dan BVB Menuju Wembley
- Stockholm Rusuh, Mobil-Mobil Dibakar
- 10 Aturan Tidak Resmi Saat Karaoke
- Keliling Havana dengan Bel Air 1956
- Pameran Mesin Judi Asia
- Terapi Kuda Di Meksiko
- Aksi Tendangan Bola Anak Kecil ke Gawang
- Wallpaper Pantai-pantai Indah
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional

REPUBLIKA.CO.ID, HATAY -- Turki akan membangun tembok sepanjang 2,5 kilometer di pintu perbatasan de...

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara dengan kasus ...

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Gempa berkekuatan 8,2 pada Skala Richter mengguncang lepas pantai timur R...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ambisi para pendaki dari penjuru dunia untuk menaklukan puncak Everest t...

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Jejaring sosial terkemuka di Rusia, VKontakte, masuk dalam daftar hitam p...

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Bagian dari jembatan di Washington runtuh ke Sungai Skagit dan mengak...

REPUBLIKA.CO.ID, OLYMPIA -- Sebagian jembatan empat-jalur di atas satu sungai di daerah pedesaan di ...











