Liputan
Updated: Fri, 02 Aug 2013 02:44:00 GMT

[VIDEO] Selundupkan Sabu dalam Kondom, 2 Warga Nigeria Dibekuk

2 Warga Nigeria dan 2 WNI ditangkap karena kedapatan selundupkan sabu yang dimasukkan ke dalam kondom lalu ditelan untuk kelabui petugas.


[VIDEO] Selundupkan Sabu dalam Kondom, 2 Warga Nigeria Dibekuk

2 Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria di Jakarta ditangkap polisi karena kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu dan heroin. Untuk mengelabui petugas, 2 WNA tersebut menyimpan narkoba di dalam alat kontrasepsi.

Dalam tayangan Liputan 6 SCTV, Kamis (1/8/2013), 2 warga Nigeria itu dibantu oleh 2 WNI untuk mmenjalankan aksinya, polisi menahan Mamah Jude Chukwu, Ebuka, dan Novi Susiska serta Haerul hariyadi. Barang bukti berupa 8,8 kilogram shabu dan 1,9 kilogram heroin siap edar disita petugas.

Usai diperiksa, para tersangka diketahui menggunakan modus menyelundupkan barang haram itu dengan cara membungkusnya ke dalam alat kontrasepsi kondom lalu ditelan. Ketiganya ditangkap di tempat berbeda. Mamah Jude dan Novi ditangkap di Apartemen Gateway, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Sedangkan Haerul ditangkap saat mengambil paket di Mataram Timur, Nusa Tenggara Barat. Penangkapan dilakukan aparat Bareskrim Mabes Polri yang mendapat informasi tentang pengiriman paket alat kesehatan yang di dalamnya terdapat narkotika jenis sabu.

Sementara itu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, petugas Bea Cukai menangkap 3 warga India yang membawa sabu yang disimpan dalam mainan anak dan pakaian dalam. Petugas menangkap 3 warga India itu sesaat tiba dari Malaysia dengan menggunakan 2 penerbangan yang berbeda di Terminal II.

Ketiganya langsung ditangkap bersama barang bukti berupa 7 kilogram sabu senilai 9,6 miliar rupiah yang hendak diselundupkan ke Indonesia, barang haram itu mereka simpan dalam kotak mainan berbentuk sofa dan juga celana dalam. Menurut petugas beacukai, ketiga warga negara India ini merupakan kurir narkotika jaringan internasional. (Luq/Adi)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.389 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.497 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    931 respon

Total Respon: 9.817
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft