Updated: Wed, 10 Apr 2013 11:49:00 GMT

Trik Jokowi Cegah Tawuran, Pelajar Disuruh Gendong-gendongan

Jokowi membuat stimulasi kepada sejumlah pelajar agar dapat saling bekerja sama dan saling menolong.


Trik Jokowi Cegah Tawuran, Pelajar Disuruh Gendong-gendongan

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memiliki trik untuk mencegah tawuran pelajar di ibukota. Jokowi membuat stimulasi kepada sejumlah pelajar agar dapat saling bekerja sama dan saling menolong. Bukan justru saling sikut dan menimbulkan tawuran.

Dalam stimulasi, Jokowi memanggil 6 siswa dari sekolah yang berbeda-beda. Ia bertanya kepada tiap siswa apakah mereka pernah melakukan tawuran.

"Kamu ikut tawuran ndak? Kalau kamu sama dia berani ndak? Kalau disuruh berkelahi mau ndak?" tanya Jokowi kepada salah seorang siswa SMKN 55 di Gedung SMKN 27, Jakarta Pusat, Rabu, 10/4/2013.

Para siswa yang ditanya oleh Jokowi pun hanya tersenyum dan tak menjawab pertanyaan tersebut. Kemudian, Jokowi memerintahkan keenam siswa tersebut untuk berbaris dua shaf dan meminta kepada pelajar untuk saling bergendongan.

"Sini kamu hadapan, kemudian, yang di depan gemblok temannya yang di belakang, dan jalan ke depan," perintah Jokowi.

Setelah berjalan sekitar 3 meter, mereka bergantian, yang di belakang bergantian menggendong yang di depan. "Coba gendong lagi temannya yang di belakang, Kita seneng kan, saling gendong. Enak tawuran atau gendong-gendongan?" tanya Jokowi disambut tawa para pelajar.

Menurut Jokowi, stimulasi tersebut merupakan upaya untuk mendorong para siswa saling membantu dan mendukung sesama pelajar untuk terus berprestasi.

"Sebagai saudara harus gitu. Bisa kan kita seperti ini, kita saling gendong sesama pelajar lain, bisa ndak?" tanya Jokowi.

Ia pun mencontohkan, bagaimana kehidupan pelajar di beberapa negara maju seperti di Korea dan Jepang. Menurutnya, para pelajar di dua negara itu saling bahu-membahu meraih prestasi, bukan justru melakukan keributan.

"Pendidikan di Korea, di Jepang gitu. Kenapa mereka kuat? Karena mereka perang, jatuh dan bangkit karena mereka merasa satu. Dengar saja mereka tawuran, enggak ada. Karena mereka satu, sudah merasa gendong-menggendong di sekolahnya," ujar Jokowi menyemati para pelajar.

Setelah melakukan stimulasi gendong-menggendong, Jokowi kemudian menyuruh keenam pelajar untuk membetuk barisan vertikal kemudian berjalan jongkok saling berpelukan.

"Coba kalau dalam kehidupan sehari-hari seperti ini, saling berpelukan. Bukan justru tawuran. Kita ini kaya masih zaman jahiliyah saja, tawuran terus," kata Jokowi. (Ary)

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.399 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.311 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    477 respon

Total Respon: 7.187
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft