Updated: Thu, 24 Jan 2013 17:22:00 GMT

Terima Caleg Februari, Nasdem Yakin Tidak Runtuh

Meski telah ditinggalkan Ketua Dewan Pakar Hary Tanoesoedibjo dan banyak kader yang mundur, Partai Nasdem tetap optimis tidak akan runtuh. Penerimaan caleg bakal dibuka Februari mendatang.


Terima Caleg Februari, Nasdem Yakin Tidak Runtuh

Meski telah ditinggalkan Ketua Dewan Pakar Hary Tanoesoedibjo dan banyak kader yang mundur, Partai Nasdem tetap optimis tidak akan runtuh. Penerimaan caleg bakal dibuka Februari mendatang.

"Secara prinsip tidak terganggu sama sekali. Keluar atau tidak, partai ini akan terus berjalan. Tidak sampai mempengaruhi elektabilitas partai yang membuat partai ini runtuh," ujar Ketua Umum DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis (24/1/2013).

Dia menghormati sikap mereka yang mundur dari Nasdem. Meski demikian ada juga yang hendak bergabung ke Nasdem. Sehingga semua tetap berjalan dengan baik.

"Nanti setelah kongres ini kita akan umumkan ke publik dan membuka penerimaan caleg. Terbuka dan siapapun anak bangsa yang ingin terlibat untuk mengabdikan dirinya di bidang politik, kita akan menerima. Semua persyaratannya kita persiapkan," kata Rio.

Menurut dia, ada beberapa anggota legislatif yang berkomunikasi dengan dirinya. Namun apakah nantinya akan memutuskan bergabung atau tidak, masih menunggu kabar selanjutnya.

"Kita tunggu saja, karena tentu 10 parpol ini tentu mengubah peta bagi mereka. Nah sampai sekarang kan kita belum resmi buka. Nanti Februari kita buka. Kita lihat apakah mereka akan masuk atau tidak," ucap Rio.(Sss)

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.149 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.246 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    453 respon

Total Respon: 6.848
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft