Updated: Tue, 16 Apr 2013 12:57:55 GMT

Siapa Pria Arab Saudi Yang Diinterogasi Usai Bom Boston?

3 Jam setelah bom Boston meledak, seorang pria Arab Saudi dengan keadaan terluka ditangkap. Siapakah dia?


Siapa Pria Arab Saudi Yang Diinterogasi Usai Bom Boston?

Dua bom meledak saat para pelari maraton mencapai garis finis tanda perlombaan berakhir di sektor the Copley Plaza, Boston, Amerika Serikat. Tapi sorak-sorai yang telah direncanakan para penonton dan juga peserta maraton mendadak berubah menjadi teriakan histeris.

Bom meledak dalam waktu hampir bersamaan di 2 titik berbeda sekitar lokasi lomba lari sambung tersebut. Ledakan itu terjadi pada Senin 15 April 2013, sekitar pukul 14.50 waktu setempat, 3 jam setelah pemenang lomba dari 27.000 peserta maraton itu mencapai finis. Ledakan terjadi di sebelah utara Jalan Boylston. Ledakan lain terdengar menggelegar beberapa saat setelahnya.

Sebanyak 3 orang tewas, dan sedikitnya 144 orang terluka dihantam 2 ledakan. Para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Massachusetts.

3 Jam setelah bom Boston meledak, seorang pria dengan keadaan terluka ditangkap. Ia langsung dibawa ke sebuah rumah sakit Brigham and Women di Boston. Ia disebut-sebut tengah diinterogasi polisi. Siapakah dia?

Seperti dimuat New York Post, pria itu diketahui seorang warga negara Arab Saudi berusia 20 tahun. Ia dalam keadaan terluka parah dan diduga berada di dekat bom meledak.

Sementara, dalam lansiran New York Times, pria Arab Saudi itu terlihat berlari usai ledakan pertama. Ia juga diketahui sedang menempuh pendidikan di AS dengan ditemukannya visa pelajar dalam sakunya.

Menurut Los Angeles Times, kepolisian tengah menginterogasi warga Arab Saudi tersebut. Belum diketahui apakah pria itu dicecar pertanyaan sebagai saksi atau pelaku.

Namun pejabat Kepolisian Boston Ed Davis menegaskan, hingga saat ini belum ada seseorang yang terbukti sebagai pelaku. Belum ada seorang pun yang ditangkap. "Kami masih memeriksa para saksi mata. Hingga kini belum ada yang dinyatakan sebagai tersangka," tegas Davis kepada USA Today.

Konspirasi Pria Misterius

Meski demikian, sejumlah konspirasi bertebaran di Twitter. Salah satunya soal keberadaan pria misterius, berpakaian hitam di atap sebuah gedung di lokasi kejadian.

Foto tersebut diunggah pemusik parodi Frank Ocean dalam akun twitternya. "Siapa pria dia atap itu," tulis dia, seperti dimuat situs News.com.au, Selasa (16/4/2013). Tweet-nya itu telah di-share sekitar 2.000 kali

Apa yang diunggah Frank telah di-retweet sebanyak 1.904 kali. Sejumlah pemilik situs mikroblog itu mempertanyakan mengapa media tak memberitakan soal itu. Tentang pria berpakaian hitam-hitam di TKP.

Namun, salah satu pengguna Twitter @Urban_Supremacy menanggapi bahwa, pria yang ada di atap tersebut adalah pegawai keamanan Boston Marathon. "Saya sudah mendapatkan konfirmasi, pria di atap tersebut tak lain tak bukan adalah petugas keamanan Boston Marathon". (Riz)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.420 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.607 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    944 respon

Total Respon: 9.971
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft