Updated: Tue, 10 Jul 2012 09:42:00 GMT

Puasa Sembuhkan Penyakit Maag

Sakit maag fungsional dapat disembuhkan dengan menjalani ibadah puasa Ramadan, kata dokter penyakit dalam dari Divisi Gastroenterologi RSCM-FKUI, Dr. H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB.


Liputan6.com, Jakarta: Sakit maag fungsional dapat disembuhkan dengan menjalani ibadah puasa Ramadan, kata dokter penyakit dalam dari Divisi Gastroenterologi RSCM-FKUI, Dr. H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB.
"Dengan berpuasa tidak makan dan tidak minum selama kurang lebih 14 jam, akan membuat perubahan tingkat asam lambung menjadi berubah," kata Ari seperti di kutip Antara, Selasa (10/7).

Menurutnya, puasa akan meningkatkan kadar gastrin dan menurunkan kadar asam lambung, karena selama puasa terjadi perubahan metabolisme akibat pembatasan makanan dan minuman.
"Lebih dari 60 persen pasien sakit maag fungsional dapat sembuh karena berpuasa, dan metabolisme tubuh kembali normal usai berpuasa," ujar Ari yang menambahkan bahwa obat maag harus tetap diminum untuk menekan kadar asam lambung.

Ari mengemukakan, sakit maag fungsional dapat sembuh setelah menjalani puasa selama 30 hari karena pola makan saat berpuasa menjadi lebih teratur. "Otomatis konsumsi rokok, camilan berlemak, dan kopi yang banyak mengandung gas juga berkurang," kata Ari yang menyebut rokok, camilan berlemak, dan kopi sebagai tiga hal yang memicu sakit maag fungsional.

Sakit maag fungsional terjadi akibat makan yang tidak teratur, kebiasaan memakan camilan yang berlemak, terlalu banyak minum kopi atau soda, merokok, serta stress, papar Ari. (Ant/ARI)

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    4.980 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.197 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    436 respon

Total Respon: 6.613
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft