Updated: Fri, 05 Oct 2012 21:36:00 GMT

Polisi Kepung Gedung KPK

Sejumlah polisi yang berpakaian sipil tampak mendatangi gedung KPK, Jumat (5/10) malam, untuk menjemput paksa lima anggota Polri yang bertugas sebagai penyidik di KPK.


Polisi Kepung Gedung KPK

Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah polisi berpakaian sipil tampak mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (5/10) malam. Mereka bertujuan menjemput paksa lima anggota Polri yang bertugas sebagai penyidik di KPK. "Mereka datang diperintahkan untuk jemput lima penyidik," kata salah seorang sumber di KPK.

Pantauan Liputan6.com di halaman gedung KPK, juga terlihat dua anggota Provos berdiri di depan lobi gedung. Suasana pun tambah mencekam dengan adanya belasan anggota polisi berjaga di luar kantor yang dipimpin Abraham Samad itu.

Seperti diketahui, Mabes Polri mengultimatum lima penyidik yang bertugas di KPK untuk segera melapor ke institusi seiring berakhirnya masa tugas. Mereka mengancam jemput paksa bila masih membangkang. Penjemputan paksa akan dilakukan Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. "Propam berkewajiban menangkap mereka. Itu bukan karena tugas saja, kewajiban dan tanggung jawab," kata Nanan Sukarna di Mabes Polri [baca: Polri Akan Jemput Paksa Penyidik KPK].

Sedianya 20 penyidik Polri ditarik dari KPK karena dinyatakan habis masa tugas. Sebanyak 15 penyidik sudah melapor ke Trunojoyo, sedangkan sisanya masih bertahan di KPK karena ingin menjadi penyidik permanen.

Berbeda dengan Nanan. Jenderal Kapolri Timur Pradopo pernah mengatakan Korps Bhayangkara tak melarang jika ada penyidik dari kepolisian berniat mendaftarkan diri menjadi penyidik di KPK. "Saya kira semua harus mengacu kepada aturan yang berlaku. Artinya semua mengikuti aturan yang ada," kata Timur kepada wartawan usai mengikuti rapat gabungan antara Komisi I dan Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Rabu pekan silam.(ALI/AIS)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.813 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.813 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    677 respon

Total Respon: 7.303
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft