Updated: Tue, 09 Jul 2013 16:38:00 GMT

Pertamax Kemasan Dijual Lebih Mahal Rp 500 dari Harga di SPBU

PT Pertamina (Persero) meluncurkan produk pertamax Cs dalam bentuk kemasan untuk mencegah antrean panjang di SPBU saat mudik lebaran.


Pertamax Kemasan Dijual Lebih Mahal Rp 500 dari Harga di SPBU

Liputan6.com, Jakarta : PT Pertamina (Persero) meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang dijual dengan merek Pertamax dalam bentuk kemasan demi mengantisipasi antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) saat mudik lebaran.

Produk terbaru Pertamina Cs yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex tersebut dijual dengan harga Rp 500 lebih mahal dari harga normal di SPBU.

Menurut VP Retail Fuel Marketing Pertamina Muchamad Iskandar, selisih harga itu akan digunakan sebagai jasa penjual yang akan menjajakannya dengan jalan kaki pada saat kemacetan terjadi.

"Untuk tangki kita tidak hitung karena tangki kemasan ini bisa kita refill. Tapi kalau para konsumen mau beli beserta tankinya, bedanya beda lagi, ya seperti kita beli galon air mineral itu," ungkap Iskandar di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Rencananya Pertamax Cs kemasan bakal dijual dalam tiga ukuran yaitu 5 liter, 10 liter dan 20 liter. Penjualan produk tersebut akan dilakukan di beberapa posko resmi Pertamina di jalur-jalur rawan macet di seluruh Indonesia.

"Di tengah-tengah jalan di lapangan kita akan tempatkan antara SPBU di jalur macet kita siapkan Pertamax kemasan," jelas dia. (Yas/Ndw)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.342 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.377 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    912 respon

Total Respon: 9.631
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft