Updated: Thu, 04 Apr 2013 16:53:46 GMT

Pertama Kali, Pengangguran di Jakarta Turun di Bawah 10%

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mencatat tingkat pengangguran di Jakarta mencapai 9,87% di 2012. Angka ini merupakan yang pertama kali dalam 10 tahun terakhir.


Pertama Kali, Pengangguran di Jakarta Turun di Bawah 10%

Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) mengaku angka pengangguran di wilayah DKI Jakarta telah menurun di tahun lalu. Tingkat pengangguran di wilayah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) itu mencapai 9,87% di 2012 dan merupakan yang pertama kali selama 10 tahun terakhir.

"Angka pengangguran di DKI Jakarta diperkirakan 9,87% pada Agustus 2012 dan untuk pertama kalinya tingkat pengangguran di Jakarta berada di bawah 10% selama 10 tahun belakangan ini," kata Ekonom Emma Allen di acara Launch Labour and Social Trends Report for Indonesia di Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Dia mengaku Jakarta adalah salah satu daerah yang menjadi `jantung` pertumbuhan vital dalam program MP3EI pemerintah, seperti pembangunan monorel, Mass Rapid Transit, dan sebagainya.

Penurunan tingkat pengangguran terbesar, sambung Emma, juga terjadi di pusat pertumbuhan lain, meliputi Banten, Jawa Barat, Riau, Kalimantan Timur, dan Papua Barat.

Sehingga secara keseluruhan, Emma menyebut realisasi pengangguran mengalami penyusutan pada 2012. Jumlah pengangguran di bulan kedelapan tahun lalu mengalami penurunan tipis menjadi 6,14% dibanding Februari 2012 yang sebesar 6,32%.

"Pengangguran menurun di hampir semua provinsi antara Agustus 2011 dan Agustus 2012, dengan pengecualian di Aceh dan Sulawesi Tenggara," tuturnya.

Kondisi ini disebabkan pertumbuhan lapangan kerja yang terus melampaui pertumbuhan angkatan kerja dengan kenaikan sebesar 1% dan penambahan 1.137.555 pekerjaan antara Agustus 2011 dan Agustus 2012.

"Angkatan kerja masih terpusat di Pulau Jawa, Sumatera dan Bali sebesar 81,2% di 2012. Indonesia masih memperlihatkan adanya ketimpangan regional, baik di keluaran ekonomi maupun ketenagakerjaan," jelas dia.

Capaian tersebut berbanding terbalik dengan tingkat pengangguran di kalangan muda yang dinilai Emma masih cukup tinggi. Angkanya mencapai 56% dari penduduk yang menganggur pada Agustus 2012.

"Kaum muda 5,97 kali lebih besar menjadi penganggur dibanding mereka yang berusia 25 tahun ke atas, di mana pengangguran muda mencapai 56% dari penduduk penganggur pada Agustus tahun lalu," pungkasnya. (Fik/Ndw)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.387 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.490 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    928 respon

Total Respon: 9.805
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft