Perihal Pembentukan UU DIY, Tak Ada Menang dan Kalah

Liputan6.com, Yogyakarta: Dalam tasyakuran pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Jumat (12/10) malam, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan tak ada pihak yang dimenangkan atau dikalahkan dalam pembentukan UU DIY. Sebab seluruh proses melalui dialog yang baik. Sultan juga meminta UU DIY menjadi pondasi bagi pemerintah daerah untuk memberikan layanan yang baik kepada masyarakat agar tercapai masyarakat maju dan sejahtera.
"Tidak ada yang tertinggal atau tidak ada yang ditinggal. Masyarakat lah yang diuntungkan dengan undang-undang ini," jelas Sultan. Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, Sultan mengatakan tugas yang diemban akan semakin besar. Sebab saat ini sudah ada UU DIY yang disahkan. Terdapat lima aspek keistimewaan yang harus segera ditindaklanjuti yaitu kebudayaan, pertanahan, kelembagaan, penetapan gubernur dan wakil gubernur serta tata ruang.
"Untuk penetapan gubernur dan wakil gubernur sudah ada aturannya secara jelas. Kini kami harus segera menikdaklanjuti empat aspek keistimewaan lainnya itu," ucap Sultan.
Pada Desember nanti sudah harus terbentuk sebuah "grand design" keistimewaan yang akan menjadi dasar pembentukan peraturan daerah istimewa untuk keempat faktor tersebut.
Sultan juga meminta agar pemerintah daerah dan masyarakat bisa bersama-sama mewujudkan DIY yang aman, nyaman, maju dan sejahtera. "Bagaimanapun juga, kebersamaan dan gotong royong adalah modal sosial warga Yogyakarta. Semangat tersebut sudah terbukti saat terjadi bencana gempa bumi 2006 dan erupsi Merapi 2010," ucap Sultan.
Pada malam tasyakuran ini Sultan tak lupa menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seribuan warga DIY di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Sultan juga mempersilakan warga di wilayah untuk mengadakan syukuran atas pelantikan gubernur dan wakil gubernur asalkan tetap dilakukan secara sederhana dan sesuai kemampuan masyarakat.
Acara tasyakuran ditutup dengan "kembul bujana" atau acara makan bersama antara Sri Sultan HB X, Sri Paduka PA IX, kerabat keraton dengan masyarakat yang hadir. Seluruhnya makan bersama dengan cara lesehan di Pagelaran. Setelah itu, seluruh tamu yang datang bersalaman dengan Sri Sultan HB X, Sri Paduka PA IX dan kerabat keraton.(ANT/AIS)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Tornado Hancurkan Oklahoma Selatan
- Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 50 Juta
- Evolusi Miley Cyrus!
- Real Madrid Pecat Jose Mourinho
- Eva Longoria Tampil Glamor
- Keindahan itu Bernama Pelangi
- Istirahat Sejenak di Penginapan Mini, Moskow
- Perilaku Wanita yang Menarik Bagi Pria
- Aksi Taylor Swift Raih 11 Nominasi
- Game Baru Xbox Yang Dinanti
- Rahasia Sehat Ala Sultan HB X
- 10 Rahasia Adegan dalam Film Hollywood
- 15 Tahun Jatuhnya Soeharto
- Katy Perry Bermain-main di Sungai
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Negara Asia Tenggara yang sebelumnya dikenal bernama Burma kembali me...

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Lima orang tewas akibat jalan ambles yang terjadi pada Senin malam (20...

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Tentara Israel yang berjaga di sepanjang perbatasan Dataran Tinggi Gol...

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Ledakan bom mobil di sebuah pasar di daerah mayoritas Syiah di Baghdad, ...

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Palestina mendukung langkah Amerika Serikat (AS) untuk menghidupkan kem...

REPUBLIKA.CO.ID, BANGUI -- Sedikitnya empat orang tewas dan beberapa lain cedera dalam bentrokan ant...

REPUBLIKA.CO.ID, OKLAHOMA -- Tornado yang menghantam negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat telah m...

REPUBLIKA.CO.ID, OKLAHOMA -- Tornado yang sangat kuat menerjang pinggiran Kota Oklahoma, Ibu Kota Ne...

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Presiden Mesir Muhammad Mursi mengirimkan puluhan tentara dan kendaraan be...









