Updated: Thu, 29 Mar 2012 22:25:00 GMT

Penyaluran BLSM Sarat Kepentingan Politik

Koordinator Nasional Konsorsium Masyarakat Sipil untuk Transparansi BLSM Willy Kurniawan, mengatakan proses penyaluran BLSM sarat kepentingan politik tertentu.


Penyaluran BLSM Sarat Kepentingan Politik

Liputan6.com, Jakarta: Koordinator Nasional Konsorsium Masyarakat Sipil untuk Transparansi BLSM Willy Kurniawan, mengatakan proses penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sarat akan kepentingan partai politik tertentu. Pasalnya, ada beberapa parpol besar di DPR meminta penyaluran BLSM melalui Kementerian Sosial. Sebagian parpol juga meminta penyaluran BLSM melalui kepala daerah masing-masing.   "Jadi ada salah satu partai besar yang meminta penyaluran BLSM ini lewat Kemensos, sedangkan partai lain menginginkan penyaluran melalui kepala daerah. Di situ ada proses negosiasi politiknya," kata Willy saat ditemui di acara deklarasi Satgas Pengawasan BLSM di Gedung JMC, Jakarta, Kamis (29/3).  Lebih lanjut Willy menjelaskan, tarik menarik kepentingan tersebut terjadi dalam pembahasan BLSM di DPR. Hal itu terlihat dari fraksi yang menerima dan menolak kenaikan BBM dan fraksi yang lain menanyakan berapa besar bantuan tersebut. "Jadi ada dua proses yang berbeda, tetapi ada keterkaitan. Ada korelasi positif dari pertentangan ini," jelasnya.  Oleh karena itu, ia menjelaskan efek negosiasi antarpartai politik tersebut harus segera diawasi, agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa mendapat haknya. "Kami melihat bahwa proses negosiasi ini harus diawasi, silahkan mereka bernegosiasi, asalkan masyarakat tidak dirugikan," tuturnya.  "Selama ini kita sudah menghimpun relawan di Jabodetabek yang siap diterjunkan mengawasi penyaluran, yang ingin kita lakukan adalah mengumpulkan data, karena kita tahu bahwa data ini sangat rentan untuk dimanipulasi. Jadi kita akan betul-betul mengawasi penyaluran dana BLSM ini agar tidak terjadi penyelewengan," pungkasnya.(BJK/ADO)

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.430 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.517 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    343 respon

Total Respon: 8.290
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft