Updated: Thu, 04 Jul 2013 06:26:00 GMT

Pasukan Militer Mesir Serbu Stasiun TV Al Jazeera

Militer Mesir menutup operasi sejumlah stasiun televisi yang dinilai pro Presiden Mohammed Morsi yang baru digulingkan.


Pasukan Militer Mesir Serbu Stasiun TV Al Jazeera

Liputan6.com, Kairo : Pasukan militer Mesir menyerbu Stasiun Televisi Al Jazeera di Kairo. Penyerbuan itu terjadi setelah militer mengumumkan penggulingan Presiden Mohammed Morsi.

Laman Reuters, Rabu (3/7/2013) memberitakan, sejumlah awak media Al Jazeera juga ditangkap. Mereka dilarang mengudara karena dinilai pro Morsi. Namun, berita penyerbuan ini masih belum jelas alias masih simpang siur.

Laman organisasi Committee to Protect Journalists menuliskan, penyerangan ini terjadi saat Al Jazeera tengah siaran live. Pihak militer bahkan dikabarkan tidak hanya menyerbu stasiun Al Jazeera. Setidaknya ada 3 stasiun lain yang distop operasinya karena dinilai pro Morsi.

Tiga stasiun yang dihentikan antara lain the Salafi-affiliated Al-Hafiz,Al-Nas, dan stasiun televisi milik Ikhwanul Muslimin, Misr25. Siaran Misr25 bahkan langsung mati setelah militer mengumumkan penggulingan Morsi.

Sebelumnya, Jenderal Abdul Fattah Al-Sisi mengumumkan penggulingan Morsi. Militer juga membekukan konstitusi Mesir. Dalam pengumumannya, pihak militer meminta Ketua Mahkamah Konstitusi mengambil alih kepemimpinan Mesir sampai terselenggaranya pemilu. (Eks)

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    683 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.850 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    153 respon

Total Respon: 3.686
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft