Liputan
Updated: Thu, 15 Aug 2013 21:09:56 GMT

Mesir Berdarah, Perbatasan Gaza Ditutup untuk Waktu Tak Terbatas

Buntut kerusuhan berdarah di Mesir, akses keluar masuk negara tersebut ditutup.


Mesir Berdarah, Perbatasan Gaza Ditutup untuk Waktu Tak Terbatas

Buntut kerusuhan berdarah di Mesir, akses keluar masuk negara tersebut ditutup. Pemerintah Mesir menutup Rafah, pintu perbatasan dengan jalur Gaza untuk waktu tak terbatas.

"Ditutup karena alasan keamanan, sehari setelah kekerasan berdarah yang mematikan," ungkap petugas keamanan pemerintah, seperti dimuat Global Times, Kamis (15/8/2013).

Dia menjelaskan, langkah ini diambil menyusul kekacauan di Mesir akibat tindakan keras pasukan keamanan terhadap pendukung setia Presiden terguling Mohammed Morsi.

Ratusan musafir Palestina terdampar di kedua sisi perbatasan yang merupakan satu-satunya pintu masuk ke wilayah Palestina yang dikuasai Hamas itu tanpa harus melewati Israel.

Pihak berwenang di Mesir menutup perbatasan tersebut selama beberapa hari setelah militer menggulingkan Morsi pada 3 Juli lalu kemudian membukanya kembali 4 hari kemudian.

Hamas, faksi Persaudaraan Muslim di Palestina mengecam keras tindakan pasukan keamanan yang menggunakan kekerasan untuk membubarkan kemah para pemrotes yang mendukung Moursi yang juga berasal dari Persaudaraan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sedikitnya 525 orang tewas dalam kekerasan di seluruh Mesir yang dipicu operasi militer itu. (Riz)

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    753 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.148 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    170 respon

Total Respon: 4.071
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft