Updated: Wed, 15 May 2013 17:57:00 GMT

Menpora: Sudah Saatnya Indonesia Juara Piala Sudirman Lagi

Selama Piala Sudirman berlangsung, Indonesia hanya mampu jadi juara satu kali.


Menpora: Sudah Saatnya Indonesia Juara Piala Sudirman Lagi

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo berharap atlet-atlet bulu tangkis Indonesia saat ini mampu membawa pulang Piala Sudirman yang selama ini dikuasai Korea Selatan dan Cina.

Selama Piala Sudirman berlangsung, Indonesia hanya mampu jadi juara satu kali. Piala yang menggunakan nama pahlawan Indonesia direbut Merah Putih saat kejuaraan ini pertama kali digelar pada 24-29 Mei 1989.

"Kami berharap atlet-atlet terbaik kita mampu merebut kembali Sudirman Cup. Mohon doa restunya," kata Roy Suryo di sela diskusi kepemudaan di Universitas Semarang, Rabu (15/5/13).

Menpora yakin tim Merah Putih bisa berjaya karena persiapan yang dilakukan sudah matang. Prestasi atlet bulu tangkis Indonesia juga terus mengalami peningkatan meski belum semuanya sesuai dengan harapan. "Sudah saatnya kita bangkit kembali menjadi yang terbaik," kata Roy Suryo.

Untuk menghadapi Piala Sudirman di Kuala Lumpur 19-26 Mei 2013, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah menyiapkan 19 pemain terbaik saat ini. Dua atlet putra yang tidak dibawa adalah Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro.

Tim Piala Sudirman yang sudah bertolak menuju Kuala Lumpur juga diperkuat tim pendukung yang terdiri atas dokter, psikolog, fisioterapis, nutrisionis, hingga ahli pijat serta empat pemain di luar tim inti. (Ant/*)

Baca juga:

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.341 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.375 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    912 respon

Total Respon: 9.628
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft