Updated: Wed, 17 Jul 2013 12:14:00 GMT

KPK Takut Sita Keris Keramat Djoko Susilo?

KPK mempertanyakan keterangan saksi yang mengatakan keris tersebut dibeli Djoko Susilo dengan harga fantastis.


KPK Takut Sita Keris Keramat Djoko Susilo?

Liputan6.com, Jakarta : Sejumlah aset mewah milik Inspektur Jenderal Djoko Susilo telah disita Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun, ada aset milik mantan Kepala Korlantas Polri itu yang belum disita, sebanyak 200 lebih keris pusaka.

Seorang kolega Irjen Djoko, Indrajaya Februardi, mengungkapkan, penyidik KPK urung menyita keris-keris keramat itu lantaran takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Padahal kata Indra, saat penyidik KPK yang mendatangi rumahnya sudah dipersilakan mengambil keris yang jumlahnya ratusan. Namun Indra mengatakan tak mau bertanggung jawab jika terjadi sesuatu apabila benda keramat itu diambil sembarangan.

"Saya bilang ke penyidik silahkan saja kalau mau menyita. Tapi saya nggak ikut-ikutan. Tapi akhirnya nggak jadi diambil," ujar Indra saat bersaksi untuk terdakwa Djoko Susilo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa 16 Juli kemarin.

Apa tanggapan KPK? Juru Bicara Johan Budi SP menegaskan pihaknya tidak pernah berencana menyita keris-keris pusaka milik Djoko Susilo yang dirawat oleh Indrajaya Februardi.

"Ya karena keris termasuk barang yang tidak disita. Dan keris dianggap bukan aset yang harus disita," ujar Johan Budi saat dikonfirmasi Liputan6.com di Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Tak hanya itu, Johan juga mempertanyakan keterangan saksi yang mengatakan keris tersebut dibeli Djoko Susilo dengan harga fantastis. Atau seperti yang dikatakan oleh Indra bahwa Djoko pernah menukar rumah mewahnya seharga Rp 1,6 miliar di Depok, Jawa Barat dengan sebuah keris.

"Siapa bilang harganya miliaran?" kata Johan.

Djoko Susilo mengakui pengoleksi benda-benda pusaka seperti keris. Bahkan, dia percaya setiap keris yang ia punya memiliki kesaktian yang berbeda-beda.

Indrajaya yang merupakan orang yang ditugasi oleh Djoko untuk merawat keris tersebut membenarkan hal itu. Bahkan, Indra menjelaskan, tertangkapnya Djoko Susilo oleh KPK ada kaitannya dengan kesaktian benda pusaka tersebut.

"Saya lupa memandikan kerisnya pada malam suro. Dan Pak Djoko keburu kena masalah," lanjut Indra yang membuat seisi ruang sidang termasuk Djoko Susilo tertawa terpingkal-pingkal. (Ary/Sss)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.752 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.640 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    657 respon

Total Respon: 7.049
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft