Updated: Fri, 14 Sep 2012 14:43:00 GMT

Gunakan Rutan TNI, KPK Didukung Kemenkum dan HAM

Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengatakan bahwa kementeriannya mendukung kesepakatan yang dibuat KPK dan TNI dalam hal penggunaan rutan milik Kodam Jaya.


Gunakan Rutan TNI, KPK Didukung Kemenkum dan HAM

Liputan6.com, Jakarta: Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengatakan bahwa kementeriannya mendukung kesepakatan yang dibuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan TNI dalam hal penggunaan rumah tahanan milik Kodam Jaya di Guntur, Jakarta Selatan, untuk menampung tahanan kasus korupsi.

"Kami sudah dikonsultasikan soal rencana Rutan Guntur. Dirjen Pemasyarakatan sudah ke lokasi. Sebelumnya juga sudah ada SK Kemenkum dan HAM tentang rutan KPK," kata Denny Indrayana kepada wartawan, Jumat (14/9).

Denny juga menjelaskan bahwa pengawasan yang akan dilakukan di rutan tersebut nantinya juga sama dengan standar rutan yang berada di lantai dasar Gedung KPK. "Tempatnya di TNI, tapi itu menjadi rutan KPK. Sama saja dengan rutan KPK sekarang, hanya sekarang tempatnya saja di Guntur," kata Denny.

Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyepakati kerja sama KPK dan TNI dalam hal penggunaan rutan milik Kodam Jaya di Guntur. "Diharapkan kerja sama yang telah dibangun antara KPK dan TNI selama ini dan diperbarui lewat MoU mampu memberikan sinergi penegakan hukum pemberantasan korupsi secara independen dan bebas dari kekuasaan mana pun," kata Abraham.(ADO)

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    752 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.148 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    170 respon

Total Respon: 4.070
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft