Updated: Thu, 11 Jul 2013 18:59:00 GMT

Dalami Video Teroris Santoso di YouTube, Polri Gandeng BNPT

Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) berjanji akan mengungkap para pelaku yang tampil di YouTube tersebut.


Dalami Video Teroris Santoso di YouTube, Polri Gandeng BNPT

Liputan6.com, Jakarta : Mabes Polri tengah mendalami rekaman video kemunculan anggota terduga teroris Abu Santoso alias Abu Wardah di situs jejaring sosial YouTube. Rekaman video tersebar pada 7 Juli 2013 dengan berdurasi 6 menit 3 detik.

"Benar Santoso atau bukan, masih didalami," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ronny F Sompie di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Ronny berjanji polri akan mengungkap para pelaku yang tampil di video itu. Saat ini video itu masih diperiksa tim Cyber Crime Mabes Polri dan Densus 88 serta Badan Nasional Penangulangan Teroris (BNPT).

"Densus 88 punya kemampuan lacak pembuat video, itu sedang dilakukan dibantu BNPT. Proses penyelidikan berusaha kerja keras untuk menemukan," pungkasnya.

Dalam video tersebut, orang yang diduga Santoso didampingi dua pengawalnya yang menenteng senjata api laras panjang menyampaikan seruan jihad. "Antum (Anda) tidak perlu ragu ketika menghadapi Densus 88. Antum harus semangat," ujar pria berkerudung kain hitam dalam video itu.

Dalam video itu, terlihat para pengawalnya memakai penutup muka, memegang senjata laras panjang jenis FNC. Sedangkan orang yang diduga Santoso itu mengenakan pakaian hitam dan memegang senjata api.

Dalam video itu juga tertulis Mujahidin Indonesia Timur. Bagian awal juga menampilkan jasad seseorang mengenakan pakaian TNI.

Video tersebut terdengar sangat provokatif karena Santoso menyerukan perlawanan kepada Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Polri (Densus 88). "Seruan01" tersebut diunggah oleh akun Al Himmah pada Selasa 6 Juli 2013. (Ali/Ism)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.904 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.052 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    708 respon

Total Respon: 7.664
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft