Civitas Akademika Trisakti Tolak Eksekusi
![]()
Liputan6.com, Jakarta: Ribuan civitas akademika Universitas Trisakti melakukan aksi damai di depan Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (27/2). Mereka menyampaikan penolakan terkait rencana eksekusi Usakti, Rabu mendatang."Penolakan kami berdasarkan adanya fakta hukum baru yang ada setelah Keputusan MA tersebut," ujar Ketua Forum Komunikasi Karyawan (FKK) Usakti Advendi Simangunsong.Advendi menambahkan, aksi damai dilakukan sambil membagikan bunga kepada warga yang melintas, termasuk polisi yang berjaga. Menurutnya, aksi itu sebagai wujud keputusan bulat yang diambil Senat Universitas, Majelis Guru Besar, Dekan dan Ketua Jurusan dari seluruh Fakultas, serta Forum Komunikasi Karyawan Usakti.Dalam kesempatan itu hadir Wakil Rektor I, II, dan III, serta para Dekan Fakultas, yang melakukan dialog dengan Ketua PN Jakarta Barat Lexsy Mamonto. "Pengadilan sepakat bahwa Universitas harus dijunjung tinggi karena telah memperjuangkan reformasi," kata Lexsy.Pihaknya pun masih mempertimbangkan kembali rencana eksekusi dengan adanya dua Putusan PN Jakarta Timur dan PN Jakarta Selatan yang menyatakan bahwa Usakti adalah Penyelenggara satuan pendidikan yang sah. "Selain itu kami juga mempertimbangkan proses transformasi Usakti menjadi Perguruan Tinggi Negeri yang sedang diupayakan oleh Civitas Akademika Usakti," ujar Lexsy.Di luar Gedung pengadilan, ribuan dosen, staf, serta perwakilan mahasiswa melakukan aksi sambil berorasi meneriakan penolakan eksekusi. Pihaknya mencurigai eksekusi merupakan cara pengambilan paksa aset negara oleh yayasan yang dimiliki oleh orang-orang swasta, dengan bertameng putusan pengadilan."Jelas jika eksekusi ini dijalankan maka akan terjadi pelanggaran HAM dan UU Pendidikan karena tidak boleh masuk kampus dan melakukan kegiatan pendidikan. Sesuai dalam amar Keputusan Mahkamah Agung nomor 4," tegas Lexsy.(ADI/SHA)
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Wakil Bupati Bogor Telibat Skandal Seks
- Tebak Tatto Selebriti
- Belanda Pastikan Bawa Tim Inti ke Indonesia
- Disergap Kecantikan Tentara Perempuan Israel
- Penampilan Terbaik di Cannes Film Festival 2013
- BMW M135i Resmi Meluncur di Indonesia
- Gencatan Senjata Di Penjara Yang Liar
- 33 Hal Tentang Liga Primer Inggris 2012-13
- Tips Memotret dengan Smartphone
- Mengintip Isi Rumah Barbie di Berlin
- Busana Buruk Selebriti
- Manfaat Kolong Jembatan Di Southbank
- Mencari Garam di Ethiopia
- Perempuan ini Kecelakaan hingga lima kali
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional

REPUBLIKA.CO.ID, Koran World Tribune dalam laporannya menulis, "Pentagon memberikan kesepakatan penj...

REPUBLIKA.CO.ID, OKLAHOMA---Satu keluarga warga Indonesia ikut menjadi korban tornado di Oklahoma. M...

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO---Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Ra...

REPUBLIKA.CO.ID, MIAMI---Seorang agen FBI menembak mati seorang pria di Negara Bagian Florida, AS, k...

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI---Bahrain menyatakan telah menemukan sebuah pesawat mata-mata Iran di wilayah...

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Perdana Menteri Suriah Wael al-Halqi, Selasa (21/5), memuji "prestasi b...

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad tak bisa menerima keputusan Dewan Gard...

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Jepang mempertimbangkan pembicaraan langsung dengan Korea Utara, kata peme...

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki menutup perbatasan dengan wilayah Suriah yang dikontrol Presiden Ba...

REPUBLIKA.CO.ID, Anggota biro politik Hamas, Dr. Musa Abu Marzuq mengatakan, media massa Mesir harus...








