Updated: Fri, 24 Feb 2012 22:25:00 GMT

Mutasi Kapolda Bali Tak Terkait Kasus Kerobokan

Kapolda Bali Inspektur Jenderal Totoy Herawan Indra diganti oleh Inspektur Jenderal Budi Gunawan, yang awalnya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.


Mutasi Kapolda Bali Tak Terkait Kasus Kerobokan

Liputan6.com, Jakarta: Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada pagi ini melakukan pergantian beberapa Kepala Kepolisian daerah (Kapolda) di beberapa wilayah di Indonesia. Salah satunya adalah Kapolda Bali Inspektur Jenderal Totoy Herawan Indra yang diganti oleh Inspektur Jenderal Budi Gunawan, yang awalnya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.Namun, Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Timur Pradopo menjelaskan pergantian Kapolda Bali tersebut tidak terkait kasus kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kerobokan di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu yang disertai dengan aksi pembakaran. Namun pergantian Kapolda tersebut merupakan pergantian posisi jabatan yang biasa dilakukan oleh pihak pimpinan Polisi."Tidak ada ya, jadi itu masalah tour of duty tour of area saja," ungkap Timur saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/2).Perlu diketahui bahwa pada pagi ini, Kepala Polisi RI Jenderal Timur Pradopo melakukan perombakan jabatan dalam internal Polri terhadap beberapa perwira polisi. Salah satunya Inspektur Jenderal Budi Gunawan dan Inspektur Jenderal Totoy Herawan Indra.Promosi jabatan keduanya terdapat dalam salinan telegram rahasia (TR) bernomor ST/379/II/2012 tanggal 23 Februari 2012 yang beredar di wartawan, hari ini Jumat (24/2/2012). Dalam TR tersebut tertulis promosi jabatan untuk Inspektur Jenderal Budi Gunawan, yang awalnya menjabat sebagai  Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri diangkat menjadi Kapolda Bali menggantikan Inspektur Jenderal Totoy Herawan Indra. Mantan Kapolda Bali itu sendiri diangkat menjadi Sahlijemen Kapolri. (MEL)

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    356 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    1.454 respon
  3.  
    3 %
    Tidak tahu
    61 respon

Total Respon: 1.871
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft