Updated: Tue, 01 May 2012 19:22:10 GMT

Gunung Lokon Meletus Lagi

Letusannya lebih besar daripada yang terjadi pada Rabu lalu. Sebelumnya telah terjadi peningkatan aktivitas yang ditandai dengan meningkatnya kegempaan vulkanik dangkal dan vulkanik.


Gunung Lokon Meletus Lagi

Liputan6.com, Tomohon: Gunung Lokon di Kota Tomohon Sulawesi Utara, meletus lagi sekitar pukul 11.55 WITA, Selasa (1/5). Tinggi asap berwarna hitam dan tebal mencapai 2.500 meter.Menurut informasi Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, letusannya lebih besar daripada yang terjadi pada Rabu lalu. Sebelumnya telah terjadi peningkatan aktivitas yang ditandai dengan meningkatnya kegempaan vulkanik dangkal dan vulkanik.Lalu ada 2-3 gempa dalam dua menit, antara gempa diikuti tremor vulkanik. Rekomendasi agar tidak ada aktivitas dalam radius 2,5 km dari kawah Tompaluan.Pada pukul 11.10 WIB, Kepala BNPB Syamsul Maarif telah menerima laporan dari Kepala PVMBG Badan Geologi mengenai meletusnya Gunung Lokon tersebut. Kepala BNPB juga telah menginstruksikan Kepala BPBD Sulawesi Utara untuk: 1. Mengambil langkah-langkah penanggulangan bencana dari letusan Gunung Lokon2. Menyiapkan tempat-tempat pengungsian yang dapat digunakan jika sewaktu-waktu masyarakat harus mengungsi. Hingga saat ini rekomendasi dari PVMBG Badan Geologi, masyarakat belum perlu mengungsi. Lokasi pengungsian harus dipastikan jumlahnya, daya tampung dan ketersediaan permakanan, logistik dan peralatannya pada tempat yang aman3. Untuk wilayah yang akan ditinggalkan masyarakat jika mengungsi perlu dijaga oleh satuan setempat yaitu TNI, Polri dan tokoh-tokoh pemuda setempat yang memiliki mobilitas tinggi untuk menghindari pencurian.Kepala BNPB juga sudah menginstruksikan kepada Tim Reaksi Cepat BNPB yang dipimpin Deputi Penanganan Darurat untuk memberikan pendampingan dalam penangan darurat Gunung Lokon. BNPB telah menyerahkan dana siap pakai Rp 400 juta dan mobil komunikasi kepada BPBD Sulawesi Utara.BNPB telah menyiapkan logistik dan peralatan. Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana wilayah timur yang berpangkalan di Bandara Abdulrahman Saleh Malang beserta pesawat Hercules C-130 telah disiagakan. Unsur-unsur pusat di kementerian dan lembaga telah dikoordinasikan. Semua siap dimobilisasi jika diperlukan.(ULF)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.813 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.814 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    677 respon

Total Respon: 7.304
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft