Wed, 30 Nov 2011 23:08:38 GMT

Yunus Janji Berani Periksa SBY

"Biasanya diproses setelah tak menjabat lagi, contohnya di Filipina."


JAKARTA- Jika terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yunus Husein menyatakan siap memeriksa siapapun termasuk presiden. Hanya saja pemeriksaan dilakukan setelah presiden sudah tak menjabat lagi.

"Biasanya diproses setelah tak menjabat lagi, contohnya di Filipina, dan beberapa negara lain," kata Yunus saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Rabu (30/11), seperti ditulis laman jpnn.com.

Sebaliknya, jika tak berani memeriksa, Yunus mengaku dia telah zalim dan hal ini katanya yang paling dihindarinya jika terpilih sebagai pimpinan KPK. Hal serupa akan dijanjikan dilakukan Yunus jika KPK mendaptkan bukti tindak pidana korupsi dilakukan kerabat atau keluarga presiden.

Sebelum mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK, Yunus Husein membenarkan dirinya sempat meminta restu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bukan restu agar didukung oleh kekuasaan, tapi menurut dia, minta izin mundur sebagai Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan anggota satgas pemberantasan mafia hukum.

"Secara etis minta izin, sebab saya pernah di PPATK dan satgas. Jawaban beliau, silakan saya izinkan," ucap Yunus, menjawab pertanyaan anggota Komisi III dari PKS Abubakar Al Habsy. Abubakar bertanya apakah permintaan restu itu akan membuat Yunus tersandera. (pra/jpnn)

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.359 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.298 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    474 respon

Total Respon: 7.131
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft