Gara-Gara Penari Telanjang, Hakim Dwi Dipecat
Ulah mesum hakim itu dilakukan saat menangani Moh Ali Arifin, terdakwa kasus korupsi pembangunan jalan dan infrastruktur jembatan di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
MKH yang terdiri dari Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) mendapatkan bukti Dwi mengirimkan SMS tidak senonoh kepada Petrus Balapattyona, kuasa hukum Ali.
Dalam SMS tidak senonoh tersebut, Dwi meminta agar Petrus menyediakannya kamar hotel lengkap dengan penari telanjang dan wanita penghibur bertarif Rp500 ribu per jam untuk bisa dinikmatinya.
"Atas perbuatan itulah maka Mahkamah menyatakan hakim terlapor terbukti melakukan perbuatan tercela dan melanggar kode etik dan menyatakan menolak pembelaan seluruhnya serta menghukum terlapor untuk diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya sebagai hakim," kata Komisioner KY Abbas Said, selaku ketua majelis MKH, seperti ditulis beritasatu.com, Selasa (22/11).
MKH juga mendapatkan bukti Dwi telah meminta tiket penerbangan dari pihak keluarga Moh Ali Arifin. "Hal itu diperkuat bukti pendukung berupa keterangan saksi, foto kopi tiket pesawat, atas nama hakim terlapor dan beberapa kuitansi pembelian dan tanda terima penerimaan tiket yang ditandatangani hakim terlapor (Hakim Dwi)," tegas Abbas.
Dwi sendiri yang sejak awal persidangan selalu membantah atas pelanggaran kode etik yang dituduhkan kepadanya pun hanya bisa tertegun mendengarkan putusan MKH tersebut.
Dia hanya bisa memohon Majelis Hakim MKH untuk memikirkan statusnya sebagai PNS, mengingat dia akan pensiun sebagai PNS awal tahun 2012 nanti.
"Saya minta keputusan ini tidak memengaruhi hak- hak saya sebagai PNS ketika pensiun nanti," kata Dwi.
Penulis: Agus Triyono/INU
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Bayern dan Dortmund Siap Berpesta
- Anggota Polda Metro Jaya Bunuh Diri
- 10 Hotel Ramah Lingkungan Terbaik
- Selebriti Bergaun Ketat
- Lego Terbesar di Dunia
- Kontes Kecantikan Penyandang Cacat
- Berita Menarik dalam Gambar Pekan Ini
- Kemolekan Zhang Yuqi
- Pajero Sport Edisi Khusus Diluncurkan
- PSSI Sambut Rencana City Akuisisi Klub Indonesia
- Hiruk Pikuk Pengumuman Kelulusan SMA
- Anjing Ini Menjilati Gigi Singa
- Wallpaper Pantai-pantai Indah
poling berita
Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW--Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan secara umum Pemerintah...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Sebanyak 167 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (S...

REPUBLIKA.CO.ID, WOOLWICH--Keluarga Drummer Lee Rigby melakukan konferensi pers untuk memberikan pen...

REPUBLIKA.CO.ID, MI5 pernah menawarkan tersangka penyerangan di Woolwich, Inggris, Michael Adebolajo...

REPUBLIKA.CO.ID,DAMASKUS -- Sebanyak 12 petempur dari Chechnya tewas pada Jumat (24/5) di Provinsi H...

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL--Kelompok oposisi utama Suriah, Jumat (24/5), menyatakan mereka menunggu i...



REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO---Sedikitnya 150 mahasiswi keracunan makanan pada Jumat (24/5) di Universitas...









