Liputan
Updated: Thu, 08 Aug 2013 10:39:25 GMT

Aneh! Hiu Ditemukan di Kereta Bawah Tanah Kota New York

Meski yang pertama di kereta bawah tanah, ini bukan kasus pertama penampakan hiu misterius.


Aneh! Hiu Ditemukan di Kereta Bawah Tanah Kota New York

Burung merpati yang terjebak, bahkan oposum -- hewan marsupial dariAmerika Selatan terkadang ditemukan di kereta bawah tanah di Amerika Serikat. Namun, "penumpang gelap" subway Kota New York ini sungguh di luar dugaan: seekor hiu.

Bangkai hewan laut sepanjang 1,2 meter itu dijumpai di bawah barisan tempat duduk gerbong, Rabu pagi kemarin. Tubuhnya masih basah.

"Awalnya aku pikir mainan atau kerjaan orang iseng," kata salah satu penumpang, Juan Cano seperti dimuat CNN, Kamis (8/8/2013). "Tapi saat melihat gigi-giginya yang tajam, aku tahu itu sungguhan."

Hiu seberat 10 pon atau 4,5 kilogram tersebut ditemukan penumpang di rute Queens dekat pemberhentian 14th Street. Ada darah di mulut predator laut tersebut. Diduga, belum lama tertusuk kail tajam.

Keberadaan hiu tersebut sontak menarik perhatian penumpang yang segera berkerumun di sekitarnya. Mereka berebut berfoto dengan hiu tersebut. Atau iseng memoto bangkai hewan itu bersama kartu langganan kereta, soft drink, bahkan menaruh rokok di giginya.

Setelah melewati beberapa pemberhentian, aparat pun bertindak dengan memasuki kereta di Queensboro Plaza, mengusir para penumpang yang heboh berfoto, dan mengunci pintu gerbong. Juru bicara Metropolitan Transit Authority (MTA), Kevin Ortiz mengatakan, hiu itu kemudian dibuang.

Apa spesies hiu tersebut belum diketahui. "Pihak MTA tidak dapat memastikan asal usul hiu tersebut," tambah Ortiz.

Meski yang pertama di kereta bawah tanah, ini bukan kasus pertama penampakan hiu misterius.

Sebelumnya, bangkai hiu sepanjang 5 kaki atau 1,5 meter ditemukan di luar pintu sebuah bar di Water Street, Nantucket. "Kami sama sekali tak bisa menebak dari mana asal hiu itu.

Beberapa berspekulasi bahwa keberadaan hiu di tempat-tempat misterius adalah sebuah aksi publisitas program "Shark Week" di Discovery Channel. Foto dua hiu misterius itu bertebaran di dunia maya dengan hashtag #sharkweek.

Namun Discovery Channel membantah ada di belakang dua insiden penampakan hiu itu. "Shark Week lebih tentang konservasi, sangat memprihatikan seseorang menganggapnya lucu atau dengan cara apapun mengaitkan insiden tersebut dengan program kami." (Ein)

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.985 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.316 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    744 respon

Total Respon: 8.045
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft