Republika Online
Updated: Tue, 07 May 2013 04:08:00 GMT

Warga Berburu Emas, Rumah Bupati Terancam



Warga Berburu Emas, Rumah Bupati Terancam

Warga Berburu Emas, Rumah Bupati Terancam

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI---Aktivitas penambangan emas tanpa izin atau dompeng di Sungai Batang Tembesi di Kabupaten Sarolangun, Jambi, semakin merajalela, bahkan kini telah mendekati rumah dinas bupati Sarolangun yang berada di pinggir sungai tersebut.

Pantauan di lapangan, sejumlah mesin dompeng terlihat berada di Sungai Batang Tembesi kini hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah dinas bupati Sarolangun. Para pendompeng juga terkesan tidak takut serta tak khawatir dirazia oleh petugas ataupun ditegur Bupati Sarolangun.

Aksi penambang liar ini membuat warga Sarolangun menilai Pemkab Sarolangun sangat lemah dalam bertindak, karena tak sanggup mengusir dompeng dari beberapa tempat di Kabupaten Sarolangun. "Pemkab Sarolangun cuma sekadar gertak sambal saat bicara akan memberantas PETI. Buktinya, kegiatan dompeng makin mendekati rumah dinas bupati, tapi tak ada tindakan," kata Saipul, salah seorang warga Sarolangun.

Sementara itu Direktur LSM Rakyat Bersatu (RATU), Arif mempertanyakan keseriusan Pemkab Sarolangun dalam pemberantasan penambangan emas tanpa izin tersebut. Menurut dia, selama ini Pemkab Sarolangun seringkali membuat pernayaan akan menindak tegas penambangan liar, namun hingga kini tidak ada realisasinya, bahkan para penambang semakin nekad. "Pemkab Sarolangun hanya 'lips service', sama sekali tidak serius dalam memberantas penambangan liar," katanya.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.374 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.301 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    475 respon

Total Respon: 7.150
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft