Republika Online
Updated: Wed, 08 May 2013 16:27:23 GMT

Wakapolri Tinjau Lokasi Penggrebekan Teroris di Bandung



Wakapolri Tinjau Lokasi Penggrebekan Teroris di Bandung

Wakapolri Tinjau Lokasi Penggrebekan Teroris di Bandung

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG --Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna mendatangi lokasi penggerebekan terduga teroris di Cigondewah, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/5).

Wakapolri tiba di TKP sekitar pukul 15.50 WIB dan langsung masuk ke lokasi dengan melalui salah satu gang yang ada di lokasi tersebut.Sebelumnya, petugas kepolisian melakukan pembersihan di lokasi tersebut untuk mengamankan orang nomor dua di jajaran Kepolisian tersebut.

Nanan tidak memberikan komentar dan langsung masuk ke lokasi gang yang dipasangi garis polisi, diikuti oleh beberapa anggota polisi.

Selain tu Tim Inafis dari Polda Jabar juga sudah tiba di lokasi kejadian. Beberapa petugas Inafis juga bergegas melakukan persiapan dan masuk lokasi tersebut. Mobil berwarna orange itu di parkir di dekat salah satu gang yang dipasangi garis polisi.

Lokasi penggerebekan dengan gerbang gang yang digaris polisi itu berjarak sekitar 100 meter, lokasi tersebut disterilkan oleh polisi. Sementara ikesibukan bertambah, saat sejumlah anggota Densus 88 Anti Teror keluar masuk dari dan ke gang tersebut.

Dua unit kendaraan taktis dan penjinak bahan peledak (Jihandak) juga bersiaga di lokasi tersebut.Penggerebekan terduga teroris yang diwarnai aksi baku tembak tersebut terjadi sejak pukul 11.35 WIB antara tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, dengan terduga teroris yang tinggal di dua kamar kontrakan milik Suhanda di RT 02/08 Kampung Baturengat, Desa Cigondewah, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Suasana di kawasan Kampung Baturengat sejak tengah hari berlangsung cukup menegangkan, warga menyemut untuk melihat lokasi kejadian bakutembak itu dari kejauhan dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian.

Sedangkan garis polisi dipasang di sejumlah titik, dua diantaranya di dua gang yang mengakses ke rumah kontrakan yang menjadi sasaran penggerebekan tim Densus 88 Mabes Polri itu.

Sejauh ini belum ada informasi atau perkembangan dari hasil operasi penggerebekan yang dilakukan oleh tim tersebut. Pejabat kepolisian belum ada yang memberikan keterangan terkait perkembangan operasi yang diwarnai bakutembak tersebut.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.870 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.964 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    694 respon

Total Respon: 7.528
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft