Republika Online
Updated: Tue, 26 Feb 2013 20:38:59 GMT

TNI Tuntut Komnas HAM Minta Maaf



TNI Tuntut Komnas HAM Minta Maaf

TNI Tuntut Komnas HAM Minta Maaf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mabes TNI mengkritik pernyataan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigay yang menyebut tujuh anggota TNI tidur dan nongkrong sehingga tewas tertembak.

Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul mengatakan, prajurit yang bertugas di Sinak Papua, sesuai aturan dan berlandaskan undang-undang.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, menurut Iskandar, juga mengecam pernyataan Natalius Pigay yang asal bunyi tanpa mempertimbangkan etika. Tugas ke daerah pedalaman, kata dia, prajurit harus berkorban dengan meninggalkan istri dan anak-anaknya demi menjaga kedaulatan NKRI.

"Namun masih ada yang mengatakan seperti itu. Apa yang saya sampaikan agar anggota Komnas HAM, Natalius Pigay meminta maaf secara nasional," kata Iskandar di Jakarta, Selasa (26/2).

Iskandar mengecam, Natalius sebagai seorang yang tidak memiliki kepribadian bersimpati kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Padahal, kata dia, keluarga tujuh prajurit yang gugur itu sangat terluka dengan tudingan TNI tidak profesional bekerja. "Di mana ibu-ibu istrinya (prajurit) sangat resah mendengar itu," katanya.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.275 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.276 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    464 respon

Total Respon: 7.015
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft